Penyuluh KUA Sumbang Ikuti Kajian Kitab Tafsir Jalalain

Oleh HUMAS
SHARE

Sumbang – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Sumbang kembali mengikuti kegiatan Kajian Kitab Tafsir Jalalain. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keilmuan para penyuluh agama terhadap kandungan Al-Qur'an sebagai bekal dalam menjalankan tugas pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. Kamis (11/06)

Pada kajian kali ini, pembahasan difokuskan pada Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 9 sampai dengan ayat 13. Ayat-ayat tersebut menjelaskan tentang karakteristik orang-orang munafik yang berusaha menipu Allah dan orang-orang beriman, padahal sesungguhnya mereka hanya menipu diri mereka sendiri. Selain itu, ayat-ayat ini juga menerangkan penyakit hati yang dimiliki oleh golongan munafik serta sikap mereka yang enggan mengikuti jalan orang-orang beriman yang lurus.

Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa kemunafikan merupakan penyakit hati yang sangat berbahaya karena dapat merusak keimanan seseorang dan menghalangi dirinya dari petunjuk Allah SWT. Oleh karena itu, setiap muslim dituntut untuk senantiasa menjaga keikhlasan, kejujuran, serta keselarasan antara ucapan dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta mengikuti kajian dengan penuh perhatian dan antusias. Melalui kegiatan ini, diharapkan para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sumbang dapat semakin memahami kandungan Al-Qur'an secara mendalam serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam pelaksanaan tugas penyuluhan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan kajian ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi terhadap pesan-pesan yang terkandung dalam ayat yang dikaji, sehingga dapat menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk senantiasa memperkuat keimanan, menjaga kejujuran, dan menjauhi sifat-sifat kemunafikan dalam kehidupan sehari-hari. SK