Penyuluh KUA Wangon Pantau Latihan Persiapan Porsadin Santri Madin Al-Irsyad
Oleh KUA Wangon
Banyumas--Suasana sore di Madrasah Diniyah (Madin) Al-Irsyad Klapagading terasa berbeda dan penuh energi. Deretan santri pilihan tampak begitu tekun mengasah kemampuan, mempersiapkan diri jelang gelaran Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (Porsadin) tingkat kabupaten. Melihat semangat membara tersebut, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon hadir langsung ke lokasi untuk memberikan dukungan moral sekaligus melakukan pemantauan intensif terhadap jalannya latihan. Senin (31/08)
Kehadiran Penyuluh Agama KUA Wangon di tengah-tengah para peserta bukan sekadar kunjungan formalitas belakangan ini. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh keakraban, para penyuluh menyimak satu per satu penampilan santri, mulai dari cabang seni islami hingga perlombaan olahraga. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik, mental, serta penguasaan materi para kontingen agar mampu tampil percaya diri dan maksimal saat berhadapan dengan utusan dari kecamatan lain.
Madin Al-Irsyad Klapagading sendiri memang dikenal sebagai salah satu Madin dengan jumlah santri berprestasi di wilayah Wangon. Dalam sesi latihan tersebut, tampak para santri memperagakan kemampuan terbaik mereka dengan bimbingan ketat dari para ustaz dan ustazah. Penyuluh Agama KUA Wangon memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pengajar yang tanpa lelah mentransfer ilmu serta membina karakter anak didik demi membawa nama baik kecamatannya.
Tak hanya mengamati, para penyuluh juga menyelipkan motivasi dan coaching ringan kepada para peserta di sela-sela rehat latihan. Mereka mengingatkan bahwa Porsadin bukan hanya ajang untuk mengejar piala atau predikat juara, melainkan wadah silaturahmi, syiar Islam, serta pembuktian bahwa santri Madin memiliki potensi luar biasa yang mampu bersaing di berbagai bidang. Dorongan semangat ini disambut antusias oleh para santri yang kian optimistis menatap kompetisi.
Melalui sinergi yang solid antara KUA Wangon, pengelola Madin Al-Irsyad Klapagading, dan para santri, optimisme tinggi membumbung untuk meraih hasil terbaik di level kabupaten. Harapannya, kerja keras dan pendampingan berkelanjutan ini mampu melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam prestasi spiritual dan akademis, tetapi juga tangguh dan berdaya saing di bidang seni serta olahraga.(srf)
