Penyuluh Kuatkan Keluarga yang Berduka
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Penyuluh Agama Islam, Syarifudin, memimpin kegiatan tahlilan di salah satu rumah duka di wilayah Kecamatan Wangon. Kegiatan yang diikuti oleh keluarga, tetangga, dan jamaah setempat tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk doa bersama untuk almarhum sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Senin (22/06)
Tahlilan diawali dengan pembacaan surat Yasin, tahlil, dan doa yang dipanjatkan untuk almarhum. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang masih terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam tausiyah singkatnya, Syarifudin mengingatkan jamaah tentang pentingnya kesabaran dan keteguhan hati saat menghadapi musibah kematian. Ia menjelaskan bahwa setiap manusia pasti akan kembali kepada Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan hendaknya menerima ketetapan-Nya dengan penuh keikhlasan.
“Musibah kematian adalah bagian dari ketentuan Allah Swt yang pasti akan dialami setiap manusia. Tugas kita adalah mendoakan almarhum serta menguatkan keluarga yang ditinggalkan agar tetap sabar, ikhlas, dan berharap pahala dari Allah Swt,” ujar Syarifudin di hadapan jamaah yang hadir.
Melalui kegiatan tahlilan tersebut, diharapkan terjalin kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana mendoakan almarhum, tahlilan juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memberikan penguatan spiritual kepada keluarga yang sedang berduka agar mampu menjalani hari-hari berikutnya dengan lebih tabah dan penuh keimanan. (jhr)
