Penyuluh Kupas Tuntas Birrul Walidain di MT Al Hikmah Gancang

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Urusan akhlak dalam keluarga menjadi perhatian serius Penyuluh Agama Islam, Warto Amirudin. Dalam upaya memperkokoh fondasi spiritual jamaah, beliau melaksanakan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) Keagamaan bertema "Birrul Walidain: Berbakti kepada Kedua Orang Tua" di Majelis Ta’lim (MT) Al Hikmah, Desa Gancang. Senin (22/12)

Materi ini dinilai sangat krusial karena Birrul Walidain merupakan pilar utama akhlak dalam Islam yang mengatur hubungan antara anak dan orang tua. Warto menekankan bahwa bakti kepada orang tua bukan sekadar perilaku baik biasa, melainkan bentuk ibadah dengan ketulusan maksimal.

Dalam paparannya, Warto Amirudin menjelaskan bahwa dalam Islam, derajat berbakti kepada orang tua ditempatkan pada posisi yang sangat tinggi, yakni tepat setelah kewajiban menyembah Allah SWT.

"Islam memandang bakti kepada orang tua bukan sekadar tradisi, melainkan perintah Tuhan. Ketulusan dalam melayani mereka adalah jalan pintas menuju rida Allah," terang Warto di hadapan jamaah.

Beliau membekali jamaah dengan landasan hukum yang kuat, di antaranya mengacu pada Al-Qur'an Surat Al-Isra ayat 23-24 yang memerintahkan umat manusia untuk tidak menyembah selain Allah dan senantiasa berbuat baik kepada ibu bapak.

Selain itu, diperkuat pula dengan hadits Nabi Muhammad SAW yang sangat populer: "Ridha Allah terletak pada ridha kedua orang tua, dan murka Allah terletak pada murka kedua orang tua." (HR. Tirmidzi).

Warto berharap melalui bimbingan yang sistematis dan menyentuh sisi spiritual ini, jamaah MT Al Hikmah tidak hanya memahami teori Birrul Walidain, tetapi mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup tutur kata yang santun, kepatuhan dalam kebaikan, serta doa tulus yang dipanjatkan untuk orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Kegiatan bimbingan berlangsung secara interaktif dan penuh khidmat, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan keluarga seluruh jamaah Desa Gancang. (adl)