Penyuluh Pekuncen Ambil Peran Jadi Juri Porseni KKM-MI 2026

Oleh KUA pekuncen
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pekuncen turut berkontribusi aktif dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKM-MI) Kecamatan Pekuncen. Kegiatan ini berlangsung di MI Ma’arif NU 1 dan MI Ma’arif NU 2 Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen. Selasa (03/02)

Dalam ajang tersebut, para Penyuluh Agama Islam Pekuncen dipercaya menjadi dewan juri pada cabang lomba seni keagamaan, yang bertujuan menggali potensi, bakat, dan kecintaan siswa madrasah terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dan Bahasa Arab.

Adapun Penyuluh Agama Islam yang terlibat sebagai juri antara lain Sudiro yang bertugas sebagai Juri Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Fadlilatun Ni’mah sebagai Juri Murotalil Qur’an, serta Sriyanto yang dipercaya menjadi Juri Pidato Bahasa Arab. Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional dengan memperhatikan aspek teknik, tajwid, makhraj, penghayatan, serta penguasaan materi lomba.

Sudiro menyampaikan bahwa keterlibatan Penyuluh Agama Islam sebagai juri merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda sejak dini, khususnya dalam penguatan karakter religius dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. “Porseni bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pendidikan karakter, mental, dan spiritual bagi peserta didik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Fadlilatun Ni’mah menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an dan seni Islami di kalangan siswa madrasah. Sementara Sriyanto berharap melalui lomba pidato Bahasa Arab, siswa dapat lebih percaya diri dan termotivasi mempelajari bahasa Al-Qur’an sebagai bagian dari identitas keislaman.

Kegiatan Porseni KKM-MI Kecamatan Pekuncen berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Kehadiran Penyuluh Agama Islam sebagai juri diharapkan mampu memberikan nilai edukatif sekaligus inspiratif bagi seluruh peserta dan civitas madrasah.