Penyuluh Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 1 Semedo
Oleh HUMAS
Banyumas - Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang pencegahan bullying dan peran orang tua dalam pendidikan anak di SD Negeri 1 Semedo. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda penerimaan rapor hasil belajar siswa, sehingga dihadiri oleh para orang tua/wali murid, guru, serta jajaran sekolah. Kamis (18/12)
Penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Rohmat yang didampingi oleh Miftakhul Faozi. Dalam pemaparannya, Rohmat menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membentuk karakter anak sejak dini. Ia menjelaskan bahwa pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di rumah.
“Bullying dapat dicegah apabila ada komunikasi yang baik antara anak, orang tua, dan pihak sekolah. Orang tua perlu menjadi teladan dalam sikap, ucapan, dan perilaku, serta memberikan pengawasan dan pendampingan kepada anak dalam pergaulan sehari-hari,” ujar Rohmat.
Selain itu, penyuluhan juga menekankan pendekatan nilai-nilai agama Islam dalam membangun akhlak mulia, seperti sikap saling menghormati, empati, dan kasih sayang antarsesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi benteng bagi anak-anak agar terhindar dari perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban.
Kepala SD Negeri 1 Semedo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan penyuluhan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat relevan dan bermanfaat, terutama karena dilaksanakan bersamaan dengan penerimaan rapor, sehingga pesan-pesan yang disampaikan dapat langsung diterima oleh para orang tua.
“Kami menyambut baik kehadiran Penyuluh Agama Islam yang telah memberikan pencerahan kepada para orang tua dan siswa. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan penyuluh sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter,” ungkap Kepala Sekolah.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para orang tua terlihat aktif menyimak materi yang disampaikan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui penyuluhan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara sekolah, orang tua, dan penyuluh agama dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.
