Perkuat Karakter ASN, Kemenag Banyumas Gelar Pembinaan Subuh Virtual

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto — Dalam rangka memperkuat komitmen dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas menggelar pembinaan ASN secara virtual melalui Zoom Meeting pukul 05.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kemenag Banyumas. Kamis (07/08) 

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, yang dalam sambutannya mengajak seluruh ASN untuk mawas diri dan menjadikan peristiwa nasional sebagai bahan introspeksi.
Beliau menyinggung kasus terkini yang menimpa 2 ASN di Banda Aceh yang ditangkap oleh Densus 88 karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme.
“Sebagaimana firman Allah dalam At-Tahrim ayat 6, kita diperintahkan untuk menjaga diri, keluarga, dan anak-anak kita dari api neraka. Ini menjadi peringatan agar kita tidak lengah terhadap potensi penyimpangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, dalam arahannya menegaskan bahwa menjadi ASN adalah pilihan sadar yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, baik lahir maupun batin.

Beliau menegaskan bahwa ASN wajib bijak dan selektif dalam menggunakan media sosial serta jangan sampai terlibat dalam organisasi terlarang.
"ASN harus menjunjung tinggi lima budaya kerja: integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Tugas ASN adalah mengawal Pancasila serta meneguhkan cinta pada NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945"

Pembinaan dilanjutkan oleh Eko Harisuyono dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyumas. Beliau menyatakan bahwa ASN adalah barisan terdepan yang harus mampu memilah antara kebenaran dan penyimpangan. 
“Teroris bukanlah pejuang agama atau bangsa, melainkan pemberontak yang mengancam keutuhan negara,” ujarnya.

Eko juga mengutip pesan dari Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bahwa agama sejatinya membawa pesan damai. Beliau mengajak seluruh ASN Kemenag untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak sejak dini.
“Kalau tidak ada Kementerian Agama, maka keutuhan NKRI bisa terancam. Mari ajarkan anak-anak kita untuk mencintai tanah air, karena masa depan Indonesia ada di tangan mereka,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Banyumas menegaskan komitmennya untuk membina ASN yang tidak hanya cerdas secara spiritual dan profesional, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat demi menjaga harmoni kehidupan beragama dan berbangsa.