HUT RI #81

Perkuat Kurikulum Anti Narkoba, MTs Negeri 3 Banyumas Dukung Gerakan Anak Bersinar Menuju Indonesia Emas

M
MTSN3 Banyumas
22 Okt 2026
5x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 22-10-2026 14:29
SHARE

Banyumas – Komitmen mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan terbebas dari bahaya narkoba terus diperkuat melalui sinergi dunia pendidikan dan Badan Narkotika Nasional (BNN). MTs Negeri 3 Banyumas turut berpartisipasi dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Fasilitasi Advokasi Bidang Pencegahan kepada Lembaga terkait Program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) yang diselenggarakan oleh BNN Kabupaten Banyumas. Berdasarkan undangan resmi Kepala BNNK Banyumas, kegiatan tersebut dilaksanakan di Red Chili Restaurant, Jalan Raya Baturraden KM 6, Pandak, Baturraden, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Rabu (22/10)

Dalam kegiatan ini, MTs Negeri 3 Banyumas mengirimkan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Laely Mahmudah, bersama guru IPS, Rochayatun Azizah, sebagai perwakilan madrasah untuk mengikuti evaluasi sekaligus memperkuat komitmen penerapan pendidikan antinarkoba di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Iwan Irmawan, serta perwakilan Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Dyah Ernawati. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi dan evaluasi untuk memperkuat pelaksanaan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) pada jenjang SMP/MTs. Program ini menekankan pentingnya menghadirkan edukasi tentang bahaya narkoba secara terintegrasi dalam proses pembelajaran, sehingga pencegahan tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman belajar murid.

Keterlibatan unsur kurikulum dan guru mata pelajaran menjadi penting karena pendidikan antinarkoba membutuhkan perencanaan, materi pembelajaran, serta pendekatan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan murid. Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, madrasah diharapkan semakin mampu membangun lingkungan pendidikan yang peduli terhadap perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Terdapat tiga tujuan utama yang menjadi perhatian dalam penguatan program ini. Pertama, membangun pemahaman bersama tentang bahaya narkoba, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat, agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara sadar, terarah, dan berkelanjutan. Kedua, mengoptimalkan edukasi tentang narkoba melalui integrasi materi antinarkoba ke dalam pembelajaran dan kegiatan pendidikan yang relevan. Dengan demikian, murid tidak hanya mengenali risiko penyalahgunaan narkoba, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keberanian untuk mengambil keputusan yang tepat serta menolak pengaruh negatif dari lingkungannya. Ketiga, mendukung gerakan Aksi Nasional Anak Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai upaya bersama untuk membangun generasi muda yang memiliki ketahanan diri, perilaku positif, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa. Ketiga tujuan tersebut menegaskan bahwa pencegahan narkoba bukan hanya tanggung jawab satu lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan sekolah, madrasah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat.

Bagi MTs Negeri 3 Banyumas, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus melindungi murid melalui pembelajaran yang bermakna. Integrasi Kurikulum Anti Narkoba dapat menjadi salah satu upaya menanamkan kesadaran sejak dini melalui mata pelajaran yang relevan, termasuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan pendekatan yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan murid. Melalui peran Waka Kurikulum dan guru IPS, penguatan program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap, karakter, dan keterampilan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Edukasi antinarkoba perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, pendekatan yang tepat, serta pesan yang membangun agar murid mampu mengenali risiko, menjaga pergaulan, dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat. Dengan demikian, madrasah dapat mengambil bagian nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, positif, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Sinergi antara BNN Kabupaten Banyumas, Dinas Pendidikan, dan satuan pendidikan menjadi langkah penting dalam mewujudkan Banyumas yang bersih narkoba. Lebih dari sekadar program edukasi, Integrasi Kurikulum Anti Narkoba merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, berakhlak, dan memiliki keteguhan dalam menghadapi tantangan zaman. Semangat ini sejalan dengan cita-cita MTs Negeri 3 Banyumas dalam menghadirkan pendidikan yang menguatkan iman, ilmu, keterampilan, serta karakter murid. Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan generasinya, tetapi juga oleh kemampuan mereka menjaga diri, memilih lingkungan yang baik, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Dari madrasah, kesadaran dibangun; dari pendidikan, ketahanan diperkuat; dan melalui kolaborasi, masa depan generasi bangsa dijaga. Bersama wujudkan Banyumas Bersih Narkoba, dukung Anak Bersinar, dan songsong Indonesia Emas.

Humas MTs Negeri 3 Banyumas