Perkuat Silaturahmi dan Profesionalitas, Penyuluh Agama Islam se-Banyumas Ikuti Pembinaan
BANYUMAS – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kebasen bersama para penyuluh dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banyumas. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, sebagai upaya mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan profesionalitas penyuluh dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Rabu (21/10)
Kegiatan ini diikuti oleh para Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Banyumas yang secara keseluruhan berjumlah 105 orang. Berdasarkan daftar hadir, sebagian besar penyuluh mengikuti kegiatan tersebut, meskipun terdapat beberapa peserta yang berhalangan hadir karena adanya agenda lain yang berlangsung bersamaan.
Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi bagi para penyuluh untuk mempererat hubungan antarsesama, menyamakan persepsi, serta memperoleh informasi terbaru terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Penyuluh Agama Islam. Sejumlah informasi disampaikan oleh pengurus maupun perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Miftah, selaku staf Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, menyampaikan sejumlah arahan mengenai tugas dan tanggung jawab penyuluh. Ia menekankan bahwa pelaksanaan tugas penyuluhan tidak hanya sebatas menyampaikan materi keagamaan kepada masyarakat, tetapi juga harus disertai dengan penyusunan laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja.
Laporan tersebut menjadi bagian penting dalam mendokumentasikan berbagai aktivitas penyuluhan yang telah dilaksanakan, sekaligus sebagai bahan evaluasi terhadap capaian program pembinaan keagamaan. Dengan administrasi dan pelaporan yang tertib, pelaksanaan tugas penyuluh diharapkan dapat terukur, terdokumentasi dengan baik, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Faidus Sa’ad, yang mewakili Pengurus Daerah IPARI Kabupaten Banyumas, mengajak para penyuluh untuk senantiasa bersyukur atas amanah yang diberikan dengan melaksanakan tugas dan fungsi secara baik dan bertanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya dukungan bersama terhadap program-program organisasi demi menjaga kelancaran kegiatan dan memperkuat kebersamaan antaranggota.
Menurutnya, partisipasi dan komitmen seluruh anggota menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan program organisasi. Termasuk di dalamnya adalah kesediaan mengikuti kesepakatan bersama, seperti kontribusi atau iuran untuk kepentingan organisasi, sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama.
Melalui kegiatan pembinaan ini, para Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Banyumas diharapkan semakin memahami pentingnya keseimbangan antara pelaksanaan tugas penyuluhan, tertib administrasi, dan tanggung jawab organisasi. Sinergi antara penyuluh, pengurus IPARI, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas diharapkan mampu mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan yang lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para penyuluh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, pelaporan kinerja yang tertib, serta semangat kebersamaan, Penyuluh Agama Islam diharapkan semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
