Pesan Haru Iringi Ijab Qobul

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE

Kemranjen – Suasana haru menyelimuti prosesi akad nikah pasangan Muhlis dan Wati yang berlangsung khidmat di Desa Grujugan, Kemranjen. Selain menjadi momen sakral penyatuan dua insan dalam ikatan suci pernikahan, acara tersebut juga diwarnai dengan pesan penuh makna yang disampaikan oleh Mas Penghulu kepada kedua mempelai. Sabtu (25/07)

Dalam nasihatnya, Mas Penghulu mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua hati, tetapi juga menyatukan dua keluarga serta menjadi awal perjalanan panjang dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Beliau berpesan agar Muhlis dan Wati senantiasa menjaga cinta dengan keikhlasan, kesabaran, dan saling memaafkan.

"Rumah tangga yang bahagia bukanlah rumah tangga yang tidak pernah diuji, tetapi rumah tangga yang mampu bertahan karena suami dan istri selalu kembali kepada Allah, saling menguatkan, dan tidak pernah lelah untuk saling memahami," tutur Mas Penghulu.

Beliau juga mengajak kedua mempelai untuk menjadikan Al-Qur'an dan sunnah sebagai pedoman dalam membina keluarga, serta memperbanyak doa agar dianugerahi keturunan yang saleh dan kehidupan rumah tangga yang dipenuhi keberkahan.
Pesan yang disampaikan dengan penuh ketulusan tersebut membuat suasana menjadi haru. Tak sedikit keluarga dan tamu undangan yang tampak terenyuh, bahkan menitikkan air mata, menyadari betapa besar amanah yang kini diemban oleh kedua mempelai.

Dengan telah sahnya akad nikah Muhlis dan Wati, seluruh hadirin turut mendoakan agar keduanya menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, senantiasa diberikan kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, serta mampu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.(W)