Pesan Kuat Kakan Kemenag untuk Muslimat: Bangun Kepemimpinan Singa dan Perkuat Relasi
Oleh HUMAS
Banyumas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, memberikan pembinaan mendalam kepada pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Sumbang. Bertempat di NU Center Sumbang, Ibnu menekankan pentingnya peran kepemimpinan dalam mengatasi berbagai hambatan organisasi. Sabtu (20/12)
Mengawali arahannya, Ibnu menyoroti tiga masalah alami yang sering muncul dalam organisasi: gesekan (friction), kebingungan arah (confusion), dan kinerja di bawah standar (underperformance). Menurutnya, hanya kepemimpinan yang mampu mengubah kondisi tersebut.
Ibnu mengutip teori perang Napoleon Bonaparte untuk menggambarkan betapa krusialnya sosok pemimpin dalam sebuah kelompok.
"Jika Anda membangun pasukan 100 singa dengan pemimpin seekor anjing, maka dalam setiap pertempuran, singa-singa itu akan mati seperti anjing. Namun, jika Anda membangun pasukan 100 anjing dengan pemimpin seekor singa, maka semua anjing akan bertarung layaknya singa," tegas Ibnu.
Beliau mendorong Muslimat untuk membangun super team yang kolektif, bukan sekadar mengandalkan individu atau sosok "superman" yang kini sudah dianggap tertinggal zaman.
Untuk membesarkan institusi seperti Madrasah Aliyah (MA) dan Pondok Pesantren Sains Sumbang, Ibnu mengajak Muslimat mengasah kemampuan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi melalui konsep 267 (RE-LA-SI). Meski demikian, beliau mengingatkan agar Muslimat tetap menjunjung tinggi etika berorganisasi.
"Muslimat ada karena ada Pimpinan Cabang NU. Jangan berjalan sendiri, etika organisasi harus dijunjung tinggi. Teruslah berkoordinasi dan bahas setiap langkah bersama MWC NU setempat dengan restu para pimpinan," pesannya.
Ketua Muslimat PAC Sumbang, Rofingah, dalam laporannya mengenang awal berdirinya MA Sains dan Ponpes pada 2019 yang didukung penuh oleh Kemenag. Sebagai bentuk keseriusan, Muslimat melahirkan tiga program pendanaan mandiri yang inovatif:
JIMAT: Jariyah Infak Muslimat.
RUJINU: Rumah Jariyah Infaq NU.
MUSTIKA-MESEM: Muslimat Cantik Anggun Mengentaskan Kemiskinan Ekstrim.
Aksi Digital: Amplifikasi dan Glorifikasi
Menutup pembinaannya, Ibnu mengharapkan Muslimat PAC Sumbang semakin aktif di dunia digital. Ia meminta para pengurus untuk terus mengamplifikasikan kegiatan dan mengglorifikasikan berbagai prestasi melalui media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube agar kiprah Muslimat semakin luas dirasakan manfaatnya. (adl)
