Pimpin Manakiban, Penyuluh Sampaikan Teladan Akhlak Syekh Abdul Qodir Al Jailani
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon memimpin kegiatan manakiban dengan mengajak jamaah mengenal dan meneladani akhlak mulia Syekh Abdul Qodir Al Jailani. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi sarana memperkuat kecintaan jamaah terhadap para ulama dan orang-orang saleh. Selasa (08/09)
Dalam tausiyahnya, Penyuluh Agama menyampaikan berbagai keteladanan yang dapat diambil dari perjalanan hidup Syekh Abdul Qodir Al Jailani. Di antaranya adalah kejujuran, rendah hati, kesungguhan dalam menuntut ilmu, kepedulian terhadap sesama, serta keteguhan dalam menjalankan ajaran agama. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sarif selaku Penyuluh Agama KUA Wangon mengatakan, manakiban bukan sekadar kegiatan membaca dan mengisahkan perjalanan seorang ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk mengambil pelajaran dari akhlak dan perjuangannya. “Kita mengenang Syekh Abdul Qodir Al Jailani bukan hanya untuk mengetahui kisah beliau, tetapi yang lebih penting adalah mengambil teladan akhlaknya. Kejujuran, kesabaran, tawadhu dan kepedulian kepada sesama harus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Menurut Sarif, keteladanan para ulama terdahulu dapat menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Akhlak yang baik, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan ilmu dan ibadah sehingga mampu membentuk pribadi yang bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Kegiatan manakiban kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Para jamaah mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan berharap dapat memperoleh keberkahan serta mampu mengamalkan nilai-nilai keteladanan Syekh Abdul Qodir Al Jailani. Penyuluh Agama KUA Wangon berharap kegiatan keagamaan semacam ini terus dilestarikan sebagai media dakwah dan pembinaan akhlak Masyarakat.(srf)
