Pokjawasmad Banyumas Gelar Rakor Intern dan Diseminasi Implementasi Pengawasan Berdampak dengan Pendekatan Cinta

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawasmad) Kabupaten Banyumas mengadakan Rapat Koordinasi Intern sekaligus Diseminasi Implementasi Pengawasan Berdampak dengan Pendekatan Cinta, bertempat di D’Best Cafe Purwokerto. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WIB dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh semangat kebersamaan. Senin (02/02)

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi internal pengawas madrasah sekaligus meningkatkan pemahaman dan komitmen dalam melaksanakan pengawasan yang berdampak nyata melalui pendekatan cinta, yakni pengawasan yang humanis, solutif, dan berorientasi pada penguatan mutu madrasah.

Rapat koordinasi diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Siti Muflikhah selaku Sekretaris Pokjawasmad Banyumas yang bertindak sebagai pembawa acara. Suasana kegiatan semakin khidmat dengan adanya dirijen oleh Siti Asiyah. Selanjutnya, sambutan petugas piket disampaikan oleh Siti Nur Irkhami yang menyampaikan laporan singkat kesiapan kegiatan dan agenda rapat.

Dalam sambutan Ketua Pokjawasmad Banyumas, Hidayaturrohmah, disampaikan pentingnya soliditas dan keselarasan langkah seluruh pengawas madrasah dalam menjalankan tugas kepengawasan. Beliau menegaskan bahwa implementasi pengawasan berdampak dengan pendekatan cinta harus menjadi ruh dalam setiap pendampingan dan pembinaan di madrasah, sehingga kehadiran pengawas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh guru dan kepala madrasah.

Agenda selanjutnya adalah laporan keuangan yang disampaikan oleh Faiqoh selaku Bendahara Pokjawasmad Banyumas. Laporan disampaikan secara transparan dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi kepada seluruh anggota.

Puncak kegiatan diisi dengan diseminasi Implementasi Pengawasan Berdampak dengan Pendekatan Cinta yang disampaikan oleh Mahdi. Dalam paparannya, beliau menjelaskan konsep, strategi, serta praktik baik pengawasan berdampak yang menekankan pada nilai-nilai empati, keteladanan, komunikasi positif, dan kolaborasi. Diseminasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan penguatan bagi para pengawas madrasah dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Pokjawasmad Banyumas berharap seluruh pengawas madrasah semakin profesional, solid, dan mampu menghadirkan pengawasan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Banyumas. (I'ah)