Pokjawasmad Banyumas Gelar Rapat Koordinasi Rutin Bersama Kasi Penma
Oleh HUMAS
Purwokerto - Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawasmad) Kabupaten Banyumas melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kementerian Agama Kabupaten Banyumas pada pukul 08.00–09.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Ruang Kasi Penma dan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin pertama setiap bulan.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Ketua Pokjawasmad Banyumas, Hidayaturrohmah. Dalam arahannya, beliau menyampaikan beberapa poin penting terkait pelaksanaan tugas kepengawasan dan agenda ke depan. Pertama, pendampingan Implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025 telah dilaksanakan oleh seluruh pengawas madrasah sesuai dengan wilayah binaan masing-masing, dan berjalan dengan baik.
Kedua, disampaikan bahwa pada tanggal 7 Februari 2026, RA Perwanida akan melaksanakan kegiatan manasik haji. Pendampingan kegiatan tersebut akan melibatkan pengawas dari jenjang RA dan MI yang nantinya akan dibagi tugasnya. Kegiatan manasik direncanakan bertempat di Sari Rasa Sampang dan pelaksanaannya akan dipandu serta dikoordinasikan langsung oleh Pokjawasmad Banyumas.
Ketiga, terkait kondisi ruang Pokjawasmad yang saat ini sedang direhabilitasi, disampaikan bahwa proses rehab telah selesai dan tinggal tahap finishing berupa pemasangan ternit dan pengecatan. Sarana dan prasarana yang sudah dimiliki di ruang Pokjawasmad utara, seperti 20 kursi dan perlengkapan lainnya, akan segera dipindahkan ke ruang Pokjawasmad yang baru.
Selanjutnya, Kasi Penma Kemenag Kabupaten Banyumas, Wahyu Fauzi Aziz, memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh pengawas madrasah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa mata pelajaran Koding belum dilaksanakan pada semester ini, namun direncanakan akan mulai diterapkan pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Sebelum implementasi, akan dilaksanakan pelatihan terlebih dahulu dalam waktu dekat.
Selain itu, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para operator madrasah yang selama ini bekerja ekstra dan sering lembur. Sebagai bentuk penghargaan, direncanakan akan diberikan apresiasi berupa kegiatan plesiran.
Wahyu Fauzi Aziz juga menegaskan pentingnya peran pengawas madrasah dalam memberikan pembinaan kepada guru, khususnya terkait kode etik profesi guru sebagai figur yang digugu dan ditiru oleh peserta didik. Menutup arahannya, beliau menyampaikan tagline Kasi Penma Tahun 2026, yaitu: “Minimalisir Permasalahan dan Maksimalkan Prestasi.”
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Pokjawasmad dan Seksi Pendidikan Madrasah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Banyumas. (I'ah)
