Prosesi Akad Nikah Hasbi dan Ngazizatul Berjalan Lancar Bersama KUA Lumbir
Banyumas — Pernikahan merupakan ikatan sakral yang menyatukan dua insan untuk menapaki perjalanan hidup bersama. Lebih dari sekadar penyatuan cinta, pernikahan adalah ibadah panjang yang menuntut tanggung jawab, komitmen, dan ketulusan dalam membangun keluarga yang penuh kasih serta keberkahan. Melalui pernikahan, dua pribadi belajar saling memahami, menghargai, dan menguatkan demi terwujudnya keluarga yang harmonis serta diridhai oleh Allah SWT. KUA Lumbir kembali memberikan pelayanan pencatatan nikah bagi masyarakat. Senin (08/12)
Akad nikah kali ini berlangsung di Desa Canduk RT 01 RW 06, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Bertindak sebagai penghulu sekaligus pemimpin prosesi yaitu Kepala KUA Lumbir, Tohiron, didampingi CPNS penghulu Muhammad ‘Abdul Khamid Addin’s dan Akrom Anas.
Prosesi akad berjalan penuh khidmat, mempertemukan Hasbi Kurniangga (27), pemuda asal Desa Cidora Kecamatan Lumbir, dengan Ngazizatul Karomah (23), warga setempat. Ayah mempelai wanita, Ratum, bertindak sebagai wali nikah, sementara Yusup Sriyadi dan Tulus Mubaidi menjadi saksi ijab qabul. Dalam momen penuh haru tersebut, mempelai pria menyerahkan mahar berupa uang tunai senilai Rp320.000,- dan cincin emas seberat 1,6 gram.
Usai akad, Kepala KUA Lumbir menyampaikan nasihat pernikahan. Ia menekankan pentingnya menjaga ibadah, terutama salat lima waktu, serta membangun rumah tangga yang saling menguatkan satu sama lain (mu’asyarah bil ma’ruf). Ia juga mendoakan agar pasangan memperoleh keberkahan rezeki serta dianugerahi keturunan yang saleh dan salehah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta penandatanganan buku dan akta nikah oleh kedua mempelai, wali, saksi, dan penghulu. KUA Lumbir terus berkomitmen memberikan layanan pencatatan nikah yang ramah, transparan, dan sesuai regulasi, disertai edukasi mengenai hak dan kewajiban suami istri demi terciptanya keluarga yang kokoh secara spiritual maupun administratif.
Melalui pelayanan yang profesional dan penuh dedikasi, KUA Lumbir berharap dapat mendukung terwujudnya keluarga sakinah serta memastikan masyarakat memperoleh layanan keagamaan yang tertib, aman, dan penuh keberkahan.
Pernikahan bukan sekadar hari bahagia yang dirayakan sekali seumur hidup, tetapi perjalanan menjaga komitmen setiap hari. Dengan saling memahami dan memegang teguh nilai-nilai agama, keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah diyakini dapat tercapai. Semoga setiap pernikahan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih bermakna dan diberkahi oleh Allah SWT.
