Raih Majestic dan Mendunia, MA VIP IQ NU Banyumas Gelar PKKM 4 Tahunan dengan Optimisme Melesat

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Madrasah Aliyah Very Important Person (VIP) IQ NU Banyumas melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan. Penilaian ini melibatkan 10 orang tim penilai dan berfokus pada lima komponen utama, meliputi usaha pengembangan madrasah, manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), serta hasil kinerja kepala madrasah. Kamis (11/12)

Pengawas Pembina, Charis Munandar, menjelaskan bahwa PKKM ini menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian dan perencanaan madrasah ke depan.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Muslimin, mengungkapkan harapan besar agar MA VIP IQ NU Banyumas dapat melesat kebaikan dan keunggulannya.
"Kami berharap, pasca PKKM 4 Tahunan ini, madrasah yang kami pimpin dapat melesat kebaikan dan keunggulannya sehingga benar-benar menjadi madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia (Majestic). Hal ini ditunjang dengan kelengkapan sarana prasarana kami, mulai dari laboratorium komputer, musik, hingga ragam ekstrakurikuler seperti berkuda, berenang, silat, tilawah, dan hadroh. Perolehan kejuaraan pun semakin banyak, yang terbukti dengan piala-piala yang berjejer di meja," ujar Muslimin.

Tim Penilai dari Kasi Penma, yang diwakili oleh Athing Rofiah, menyampaikan pesan penting dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma), yaitu implementasi Program Gema Tasbih. "Diharapkan, melalui Gema Tasbih, madrasah akan semakin berkualitas, berakhlak, berintegrasi, dan harmoni, sejalan dengan visi madrasah maju, bermutu, dan mendunia" ungkapnya.

Sementara itu, dalam kegiatan evaluasi hasil PKKM, Istikomah selaku Tim Penilai menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan lembaga.
"Kami melihat kemajuan MA VIP IQ NU Keterampilan Banyumas berkembang sangat pesat. Semoga ke depannya peningkatan ini semakin meningkat, baik dari segi kuantitas santrinya maupun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanannya," tutup Istikomah. (istik/adl)