Ratusan PPPK Kemenag Banyumas Dilantik oleh Menteri Agama
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) – Sebanyak 220 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas resmi dilantik oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun daring, Senin (26/05).
Untuk wilayah Kabupaten Banyumas, prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Aula Al Ikhlas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Kasubbag TU, para Kasi dan penyelenggara, kepala madrasah, pejabat fungsional tertentu (JFT), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Para PPPK yang dilantik berasal dari berbagai unit kerja, meliputi madrasah, Kantor Kementerian Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), serta para penyuluh agama. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola SDM di lingkungan Kemenag, khususnya di Banyumas.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan harapannya agar para PPPK yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan amanah dengan penuh integritas dan dedikasi. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan umat.
"Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. PPPK memiliki peran strategis dalam menjalankan program-program Kementerian Agama, mulai dari pendidikan, pelayanan keagamaan, hingga pembinaan masyarakat," tegas Menag dalam pidatonya yang disampaikan secara daring.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Banyumas Ibnu Asaddudin menyampaikan selamat kepada para PPPK yang dilantik dan berharap mereka dapat segera menyesuaikan diri serta berkontribusi optimal dalam unit kerja masing-masing.
" Pelantikan ini menandai babak baru bagi para PPPK dalam perjalanan karier mereka, sekaligus sebagai penguatan komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan pelayanan publik dan kualitas sumber daya manusia di sektor keagamaan." pungkasnya.
Dari total 220 terdiri dari Penyuluh Agama islam 103 , Penyuluh Agama Kristen 5, Penyuluh Agama Hindu 1, Penyuluh Agama Konghucu 1, Penyuluh Agama Buddha 1, Guru 18, penata layanan operasional 12, Operator layanan 55, Pengadministrasi 11, Pengelola layanan operasional 7, Pengelola layanan Umum 5 , Pranata Komputer 1. (yud)
