Sah! Kader Kesehatan Sekolah SD/MI se-Purwokerto Barat Dilantik
Oleh HUMAS
Purwokerto - Pelantikan Kader Kesehatan Sekolah SD/MI di wilayah Korwilcam Dindik Purwokerto Barat berlangsung sederhana dan dihiasi sedikit rintik hujan namun tetap semangat di halaman SDN 1 Pasir Kidul. Acara tersebut diikuti oleh Jajaran Korwilcam, Kepala Sekolah SD/MI, Jajaran Puskesmas dan ratusan siswa perwakilan dari berbagai SD/MI Negeri maupun Swasta. Kamis (28/08)
Bertindak sebagai pembina apel pelantikan kader Kesehatan Dudiyono, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader kesehatan dalam membentuk generasi sehat, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Ketua Panitia, Nanik Sugiyarini, menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini. Menurutnya, kader kesehatan sekolah tidak hanya menjadi teladan dalam menjaga kebersihan diri, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya sehat di sekolah masing-masing. Ia berharap kader yang dilantik mampu menularkan semangat hidup sehat kepada teman-temannya. Para kader ksehatan dapat mengimplementasikan Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat”, tegasnya penuh harap.
Acara pelantikan berlangsung khidmat meski diwarnai sedikit gerimis dengan prosesi penyematan tanda kader kesehatan kepada perwakilan siswa. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan apel kader kesehatan SD/MI hingga acara kegiatan tersebut berakhir dan dilanjutkan foto bersama. Kehadiran jajaran Korwilcam, Pegawas PAI, Kepala Sekolah, guru, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Purwokerto Barat menambah semangat tersendiri bagi para kader baru.
Kepala Puskesmas Purwokerto Barat, Metta Saraswati, Ketika dihubungi melalui Whatshap memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pembentukan kader kesehatan sekolah adalah salah satu strategi penting dalam mewujudkan sekolah sehat dan mendukung program kesehatan masyarakat. “Anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombak edukasi kesehatan di lingkungannya, sehingga kegiatan ini sangat strategis untuk jangka panjang,” pungkasnya. (DU)
