Sejumlah 203 Guru di Banyumas Ikuti Sosialisasi dan Pendampingan Interkoneksi SIMPEG untuk Persiapan UKKJ
Oleh HUMAS
Purwokerto – Sebanyak 203 guru yang terdiri atas guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti Sosialisasi dan Pendampingan Interkoneksi SIMPEG sebagai persiapan menghadapi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula MTsN 1 Banyumas dan terbagi dalam tiga sesi. Kamis (13/08)
Kepala MTsN 1 Banyumas, Ali Nurdin selaku tuan rumah menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. “Suatu kehormatan bagi kami, madrasah kami dijadikan sebagai tuan rumah dalam kegiatan sosialisasi dan pendampingan pada hari ini,” ujar Ali Nurdin.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, M. Wahyu Fauzi Aziz, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membantu para guru yang akan mengikuti UKKJ agar seluruh proses dapat berjalan dengan lancar. Terlebih, saat ini data kepegawaian telah terintegrasi dengan SIMPEG5.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para guru yang akan mengikuti UKKJ agar berjalan dengan lancar, sebab saat ini semua data terkoneksi dengan SIMPEG5,” ujar Wahyu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu inovasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dalam mendukung kelancaran proses administrasi UKKJ.
“Kegiatan ini merupakan inovasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas untuk memastikan bahwa proses administrasi UKKJ dapat berjalan dengan lancar,” ujar Ibnu. Ia berharap seluruh guru yang mengikuti UKKJ dapat memperoleh hasil terbaik dan dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan.
“Harapannya, semua yang mengikuti UKKJ ini dapat lulus dengan nilai yang memuaskan, sehingga semua guru bahagia,” pungkasnya.
