Semangat Mengaji Lansia MT Baitus Sehah Gentawangi Tak Pernah Pudar
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang kembali melaksanakan kegiatan bimbingan membaca Iqra dan Al-Qur’an bagi jamaah lansia Majelis Taklim (MT) Baitus Sehah di Desa Gentawangi, Kecamatan Jatilawang. Kegiatan ini menjadi agenda pembinaan rutin yang bertujuan meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an sekaligus memperkuat keimanan para jamaah lanjut usia. Rabu (24/12)
Kegiatan bimbingan tersebut dilaksanakan di lMT Baitus Sehah dan diikuti oleh jamaah lansia dengan penuh antusias. Meskipun usia tidak lagi muda, para peserta tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan khidmat dan tertib, menunjukkan semangat belajar yang patut diapresiasi.
Acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama sebagai bentuk dzikir dan pembuka majelis. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Iqra dan Al-Qur’an yang dipandu langsung oleh penyuluh agama Islam KUA Jatilawang. Pendampingan dilakukan secara sabar dan bertahap agar para jamaah merasa nyaman dan percaya diri dalam membaca.
Selain bimbingan membaca, penyuluh agama juga menyampaikan materi tambahan tentang amalan-amalan yang dianjurkan untuk diamalkan pada bulan Rajab. Materi ini mencakup keutamaan bulan Rajab sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam serta amalan sederhana yang dapat dilakukan oleh jamaah lansia, seperti memperbanyak istighfar, shalawat, dan doa.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu jamaah lansia agar tetap dekat dengan Al-Qur’an, meningkatkan kualitas bacaan, serta menambah wawasan keagamaan sesuai dengan kemampuan dan kondisi usia. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih mantap dan penuh kesadaran.
Adapun manfaat yang dirasakan dari kegiatan ini antara lain tumbuhnya semangat belajar sepanjang hayat, terjaganya kesehatan mental dan spiritual lansia, serta terciptanya suasana kebersamaan yang hangat di lingkungan majelis taklim. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata peran penyuluh agama Islam dalam mendampingi masyarakat, khususnya lansia, agar tetap produktif dan istiqamah dalam menjalankan ajaran agama.(da)
