Semangat Sehat dan Sinergi Dakwah, Penyuluh Kemenag Banyumas Ikuti Senam Bersama dan Pembinaan

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto — IPARI Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Senam Bersama di halaman di Kemenag Banyumas dan Pembinaan Penyuluh Agama Islam di aula kantor Kemenag setempat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Penyuluh PPPK dengan penuh semangat dan kebersamaan. Jumat (10/10)

Setelah kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan pembinaan dari Kasi Bimas Islam, H. Agus Setiawan, yang menekankan pentingnya profesionalitas penyuluh dalam menghadapi berbagai agenda Kemenag ke depan.

Dalam arahannya, H. Agus menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya persiapan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI tahun 2025, termasuk perlombaan olahraga antar penyuluh, serta kesiapan mengikuti PAI Award yang terdiri dari 9 klasifikasi perlombaan. Selain itu, ia juga menandai dimulainya Launching Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) yang digagas oleh para Penyuluh Agama Islam Kemenag Banyumas. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran penyuluh dalam pemberdayaan umat.

“Penyuluh itu tidak hanya membimbing dalam bidang agama, tetapi juga harus mampu memberdayakan ekonomi umat. Dengan PEU ini, kita dorong penyuluh menjadi mandiri dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap H. Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubbag TU Kemenag Banyumas, H. Edi Sungkowo, turut memberikan pembinaan kepada para penyuluh. Ia menegaskan bahwa profesi penyuluh harus menjadi suri teladan, baik dalam perkataan maupun perbuatan. “Apa yang dilakukan penyuluh hendaknya bisa menjadi inspirasi. Gunakan teknologi informasi untuk mendukung penyuluhan, buat konten positif, dan terus sebarkan kebaikan. Like, comment, dan subscribe bukan sekadar istilah media sosial, tapi bentuk dukungan terhadap dakwah digital,” pesannya. Ia juga mengingatkan agar penyuluh selalu mampu mengendalikan emosi, membuat jadwal bimbingan yang jelas, serta terus berperilaku baik di masyarakat.

Kemenag Banyumas juga memberikan apresiasi bagi penyuluh yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan dan rehabilitasi di KUA. Lalu dilanjutkan Sosialisasi PAI Award oleh H. Faidussa'ad. “Langkah Jitu Menjadi Juara PAI Award: Dari Persiapan hingga Presentasi” menjelaskan teknik perlombaan, pembuatan materi dan penilaian PAI Award.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan seruan untuk memperkuat sinergi dalam menyukseskan berbagai program Bimas Islam menuju penyuluh yang berdaya, mandiri, dan teladan bagi umat. (umi/del)