HUT RI #81

Sengkuyung Bersama Ormas, Penyuluh Agama Sokaraja Perkuat Syiar Dakwah dan Cegah Penyakit Masyarakat

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

SOKARAJA — Tim Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sokaraja menegaskan komitmennya untuk sengkuyung (gotong royong) bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sokaraja dalam memperkuat khidmat keagamaan spesialis dakwah bagi masyarakat di wilayah Sokaraja pada Rabu (7/10/2026).

Sinergi tersebut melibatkan Penyuluh Agama Islam, di antaranya Muhamad Nuh dan Fatkhan Awwaluddin, bersama jajaran pengurus Ormas MWC NU Sokaraja. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembinaan mental dan spiritual warga secara lebih merata.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa kegiatan dakwah di wilayah Sokaraja sejauh ini telah berjalan dengan baik. Meski demikian, kualitas dan jangkauan syiar agama perlu terus ditingkatkan agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

 

Salah satu poin utama yang menjadi fokus perhatian bersama adalah penguatan program pencegahan Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Sokaraja. Tim Penyuluh Agama menyatakan kesiapannya untuk berada di barisan terdepan dalam meredam potensi Pekat melalui metode dakwah yang persuasif, edukatif, dan menyejukkan.

Pencegahan Pekat dinilai sebagai tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen keagamaan dan kemasyarakatan. Melalui langkah sengkuyung antara penyuluh agama dan Ormas NU Sokaraja ini, diharapkan kehidupan keagamaan di Kecamatan Sokaraja semakin aman, damai, dan berakhlakul karimah.