HUT RI #81

Sentuhan Penyuluh Hidupkan Syiar Islam di Kedung Santen Sumpiuh

K
KUA SUMPIUH
04 Des 2025
103x dibaca
SHARE

Banyumas – Malam yang sejuk di Mushola Kedung Santen, Desa Selandaka, Sumpiuh, Banyumas, tak pernah sepi dari lantunan ayat suci. Setiap malam, selepas azan Maghrib berkumandang, puluhan anak-anak antusias berkumpul mengikuti program bimbingan dan penyuluhan (bimluh) yang diasuh langsung oleh Laeli Najihah, Penyuluh Agama Islam dari KUA Sumpiuh. Rabu (03/12)

Kegiatan rutin ini telah menjadi oase spiritual bagi anak-anak di lingkungan tersebut. Dimulai dengan sholat Maghrib berjamaah, suasana khidmat langsung terasa. Setelah menunaikan sholat fardhu, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian amaliah yang menjadi ciri khas, seperti pembacaan doa-doa setelah sholat dan melantunkan Asmaul Husna secara bersama-sama.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan ibadah sejak dini. Rutinitas setelah Maghrib ini efektif karena memanfaatkan waktu transisi antara kegiatan sekolah dan waktu istirahat," ujar Laeli Najihah.

Puncak dari kegiatan bimluh ini adalah sesi Sorogan, sebuah metode pembelajaran tradisional di mana santri menghadap guru satu per satu untuk menyetorkan bacaan. Pembelajaran disesuaikan dengan tingkatan anak. Bagi yang baru memulai, mereka fokus pada Iqro, sementara yang sudah mahir melanjutkan dengan menyetorkan hafalan dan bacaan Al-Qur'an.

Kehadiran Laeli Najihah secara rutin tidak hanya memberikan bimbingan teknis dalam membaca Al-Qur'an, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memberikan edukasi keagamaan yang holistik. Program ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga berakhlak mulia.