Sepasang Pengantin Resmi Menyatukan Cinta di Hadapan Penghulu
Banyumas — Pernikahan merupakan ikatan sakral yang menyatukan dua insan untuk menapaki perjalanan hidup bersama. Lebih dari sekadar penyatuan cinta, pernikahan adalah ibadah panjang yang menuntut tanggung jawab, komitmen, dan ketulusan dalam membangun keluarga yang penuh kasih serta keberkahan. Melalui pernikahan pula, dua pribadi belajar saling memahami, menghargai, serta menguatkan demi terwujudnya keluarga yang harmonis dan diridhai oleh Allah SWT. Kamis (04/12)
KUA Lumbir kembali memberikan pelayanan pencatatan nikah bagi masyarakat. Kali ini, pelaksanaan akad bertempat di Desa Parungkamal RT 02 RW 05, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Bertindak sebagai penghulu sekaligus pimpinan kegiatan yakni Kepala KUA Lumbir, Tohiron, didampingi dua CPNS Penghulu, Muhammad ‘Abdul Khamid Addin’s dan Akrom Anas.
Akad nikah berlangsung penuh kekhidmatan mempertemukan Eko Prayitno (21), pemuda asal Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, dengan Elita Gustianingsih (22), warga setempat. Ayah mempelai wanita, Sikin, bertindak sebagai wali nikah, sementara Akhmad Riyadi dan Slamet Riyanto menjadi saksi prosesi ijab qabul. Dalam momen penuh haru tersebut, mempelai pria menyerahkan mahar berupa uang tunai senilai Rp500.000 dan perhiasan emas seberat 2 gram.
Usai akad, Kepala KUA Lumbir menyampaikan nasihat pernikahan. Ia menekankan pentingnya menjaga ibadah terutama salat lima waktu, serta membangun hubungan rumah tangga yang saling menguatkan satu sama lain (mu’asyarah bil ma’ruf). Ia juga mendoakan agar pasangan tersebut memperoleh keberkahan rezeki serta dianugerahi keturunan yang saleh dan salehah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, penandatanganan buku nikah serta akta nikah oleh kedua mempelai, wali, saksi, dan penghulu. KUA Lumbir terus berkomitmen memberikan layanan pencatatan nikah yang ramah, transparan, dan sesuai regulasi, sekaligus memberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban suami istri demi terciptanya keluarga yang kokoh secara spiritual dan administratif.
Melalui pelayanan yang profesional dan penuh dedikasi ini, KUA Lumbir terus mendukung terwujudnya keluarga sakinah, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan keagamaan yang tertib, aman, dan penuh keberkahan.
Pernikahan bukan sekadar hari bahagia yang dirayakan sekali seumur hidup, tetapi perjalanan menjaga komitmen setiap hari. Dengan saling memahami dan memegang teguh nilai-nilai agama, keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah diyakini dapat tercapai. Semoga setiap pernikahan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih bermakna dan diberkahi Allah SWT.
