Sertifikat Halal Produk UMKM Roti SAPON

Oleh KUA Lumbir
SHARE

Banyumas — Komitmen dalam mendukung penguatan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan oleh KUA Lumbir. Salah satunya melalui pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di wilayah Kecamatan Lumbir. Produk UMKM berupa roti manis bermerek “Sapon” milik Kasiyah, warga Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, kini telah resmi mengantongi Sertifikat Halal. Jumat (06/02)

Penyerahan sertifikat halal tersebut diserahkan langsung oleh Umi Rofikoh, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir yang juga bertindak sebagai Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara KUA dan pelaku UMKM dalam menjamin kehalalan produk yang beredar di tengah masyarakat.

Dalam proses pendampingan, Umi Rofikoh memberikan bimbingan secara intensif kepada pelaku usaha, mulai dari pemahaman pentingnya sertifikasi halal, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dalam proses produksi. Pendampingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat memahami dan menerapkan standar halal dengan baik dan benar.

Umi Rofikoh menyampaikan bahwa sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Produk roti manis “Sapon” diharapkan dapat semakin diterima oleh masyarakat luas serta memiliki daya saing yang lebih baik di pasaran setelah resmi bersertifikat halal.

Sementara itu, Kasiyah selaku pemilik usaha menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan yang telah diberikan. Dengan diperolehnya sertifikat halal ini, ia merasa lebih percaya diri dalam memasarkan produknya, sekaligus memberikan jaminan kepada konsumen bahwa roti manis “Sapon” diproduksi dengan bahan dan proses yang halal serta higienis.

KUA Lumbir terus mendorong para pelaku UMKM di wilayahnya untuk segera mengurus sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen dan peningkatan kualitas produk. Melalui peran aktif para penyuluh agama Islam sebagai pendamping produk halal, diharapkan semakin banyak UMKM yang naik kelas, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat lokal.