Siapkan Generasi Bebas Stunting, Penyuluh KUA Bimbing Catin Kebokura Secara Mandiri

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Sumpiuh – Jarak dan ruang terbukti bukan halangan demi mematangkan kesiapan lahir dan batin sebelum mengarungi bahtera rumah tangga. Hal inilah yang mendasari pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh bagi pasangan calon pengantin (catin) Junianto Tri Setiawan dan Mega Pratiwi, warga Desa Kebokura. Rabu (24/06)

Bimbingan yang berlangsung khidmat ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah. Ada yang berbeda pada sesi binwin kali ini; catin pria, Junianto Tri Setiawan, berhalangan hadir secara fisik di lokasi karena masih menunaikan kewajiban pekerjaan di luar kota. Meski demikian, semangat untuk membekali diri tidak surut. Proses bimbingan tetap berjalan efektif dengan kehadiran catin wanita, Mega Pratiwi, demi mematangkan rencana pernikahan mereka yang dijadwalkan akan berlangsung pada 26 Juli 2026 mendatang.

Mengusung tema "Menata Niat Kembali untuk Meniti Gerbang Rumah Tangga dan Pola Hidup yang Sehat agar Melahirkan Generasi yang Kuat dan Bebas dari Stunting," materi yang disampaikan tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga kesehatan fisik yang krusial.

Dalam pemaparannya, Laeli Najihah menekankan pentingnya meluruskan kembali niat dalam mengawinkan dua hati. Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan ibadah sepanjang hayat yang membutuhkan pondasi niat yang kokoh agar mampu melewati segala badai rumah tangga.

"Menata niat adalah langkah awal. Namun, menjaga keberlangsungan generasi masa depan juga tak kalah penting. Keluarga yang kuat lahir dari perencanaan yang matang, termasuk komitmen menerapkan pola hidup sehat sejak dini demi memutus mata rantai stunting pada anak-anak kita kelak," ujar Laeli Najihah.

Melalui bimbingan ini, KUA Sumpiuh berharap pasangan Junianto dan Mega dapat membangun keluarga yang tidak hanya sakinah, mawaddah, warahmah secara batiniah, tetapi juga melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh secara jasmaniah. Sesi ini ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran hari bahagia mereka di bulan Juli nanti.