Silaturahmi Guru dan Tenaga Kependidikan Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan
Oleh HUMAS
Banyumas - Pengawas Madrasah Siti Nurkhasanah menghadiri kegiatan silaturahmi guru dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Sumbang yang berlangsung hangat dan penuh makna dalam balutan kebersamaan. Acara yang diselenggarakan oleh PGRI Kecamatan Sumbang ini mengusung tema “Menguatkan Solidaritas Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Merajut Kebersamaan dan Persaudaraan”, bertempat di SMP Negeri 1 Sumbang. Selasa (31/03).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang terdiri atas Camat, Koramil, Polsek, Kepala Puskesmas, Kepala KUA, hingga Korwilcam Dindik. Turut hadir pula para kepala sekolah dari SMP Negeri 1 hingga 4, MTs Negeri 3 Banyumas, kepala SMP dan MTs swasta, kepala SMK dan MA, serta guru dan kepala PAUD, pendidikan dasar, dan menengah se-Kecamatan Sumbang. Kehadiran para kepala desa, pengawas, dan penilik turut menambah semarak dan kekhidmatan acara.
Dalam sambutannya, Camat Sumbang, Hermawan Novianto, menyampaikan kabar baik terkait rencana pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Sumbang yang lahannya telah disiapkan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan keagamaan bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Sarno, memaparkan sejumlah informasi penting, di antaranya rencana rekrutmen CPNS tahun 2026 dengan kuota sebanyak 700 formasi. Dari jumlah tersebut, 300 formasi dialokasikan untuk bidang pendidikan, yang terdiri atas 150 tenaga kependidikan dan 150 tenaga pendidik. Selain itu, disampaikan pula rencana pengembangan Sekolah Rakyat tingkat SMP di Sumbang yang akan menampung hingga 1.000 siswa dari keluarga penerima manfaat PKH, dengan sistem asrama. Kecamatan Sumbang juga diusulkan memperoleh alokasi 30 persen dari total kuota, dan saat ini telah ada sekitar 50 siswa yang tersebar di wilayah Baturraden.
Tidak hanya itu, rencana penunjukan calon kepala sekolah dari SMA Negeri 1 Purwokerto serta dukungan fasilitas sarana olahraga tingkat nasional menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Sebagai penguat nilai spiritual dalam kegiatan ini, tausiyah disampaikan oleh K.H. Fathurrahman dari Kranggan, Pekuncen. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menumbuhkan kesabaran dan keikhlasan, serta mampu mengendalikan diri dari sifat membanggakan diri. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis kepada peserta didik, dengan menjadikan mereka sebagai sahabat dalam proses pembelajaran.
Mengutip sabda Nabi Muhammad SAW, beliau menyampaikan bahwa orang cerdas adalah mereka yang mampu mengendalikan hawa nafsunya. Selain itu, beliau juga menjelaskan empat amalan yang dapat mengantarkan seseorang meraih balasan surga, yakni menyamarkan sedekah, menyembunyikan musibah, menjalin silaturahmi tanpa memandang latar belakang, serta senantiasa menebar kebaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar pendidik dan tenaga kependidikan, serta terbangun semangat kebersamaan dalam memajukan dunia pendidikan di Kecamatan Sumbang._I'ah_
