Sinergi KUA dan SMP Tamtama dalam Bentengi Remaja
Banyumas – Ditengah gempuran tantangan zaman dan degradasi moral, Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen terus konsisten membekali generasi muda melalui pendidikan agama yang intensif. Bertempat di SMP Tamtama Kemranjen, para penyuluh hadir memberikan bimbingan dan penyuluhan bagi para siswa. Kamis (05/02).
Kegiatan rutin yang digelar setiap hari Kamis ini merupakan wujud nyata implementasi Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara KUA Kemranjen dengan pihak SMP Tamtama. Sinergi ini bertujuan untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlakul karimah.
Agenda diawali dengan kajian Baca Tulis Al-Qur'an (BTA). Dalam sesi ini, para siswa dibimbing secara telaten untuk memperbaiki makhraj dan tajwid mereka. Bagi para penyuluh, kemampuan membaca Al-Qur'an adalah fondasi utama yang harus dimiliki setiap remaja muslim agar mereka memiliki pegangan hidup yang kuat. "Kami ingin memastikan anak-anak kita tidak hanya sekadar bisa membaca, tapi juga mencintai Al-Qur'an. Ini adalah langkah awal untuk membentengi mereka dari pengaruh negatif lingkungan," ujar salah satu penyuluh di sela kegiatan.
Setelah sesi BTA, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi keagamaan bertema "Memohon Perlindungan Allah". Kali ini, materi difokuskan pada pemahaman kalimat Ta'awudz dan tafsir singkat Surat An-Nas.
Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang dialogis dan bahasa yang mudah dipahami khas remaja. Para siswa diajak memahami bahwa Surat An-Nas adalah "senjata" spiritual untuk berlindung dari godaan bisikan setan, baik yang datang dari golongan jin maupun manusia—termasuk pengaruh buruk pergaulan bebas dan perundungan (bullying).
Program kerja sama ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kehadiran penyuluh agama ke sekolah dinilai efektif dalam memberikan perspektif baru bagi siswa mengenai pentingnya menjaga kehormatan diri dan ketaatan beragama di usia remaja.
Melalui bimbingan rutin ini, KUA Kemranjen berharap dapat melahirkan lulusan yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya mereka. Penanaman nilai-nilai agama sejak dini inilah yang diharapkan menjadi imun utama bagi remaja dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks. (tm)
