Sinergi Penyuluh dan Penghulu Pertama Bahas Teknis Pelaksanaan Rasydul Kiblat di Kecamatan Wangon

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) bersama Penghulu Pertama KUA Wangon menggelar diskusi teknis pelaksanaan Rasydul Kiblat sebagai upaya memastikan pelaksanaan pengukuran arah kiblat di masjid dan musala berjalan dengan tepat dan sesuai kaidah. Kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi internal dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya di bidang penentuan arah kiblat. Rabu (08/07)

Diskusi membahas berbagai aspek teknis, mulai dari penentuan waktu terjadinya fenomena Rasydul Kiblat, persiapan alat ukur, metode pelaksanaan di lapangan, hingga strategi penyampaian informasi kepada pengurus masjid, musala, dan masyarakat. Melalui koordinasi tersebut diharapkan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan Rasydul Kiblat dapat berlangsung secara efektif, akurat, dan memberikan manfaat yang optimal.

Penghulu Pertama KUA Wangon, Husain, menegaskan bahwa Rasydul Kiblat merupakan momentum ilmiah yang sangat penting untuk memastikan ketepatan arah kiblat tanpa harus menggunakan peralatan yang rumit. "Fenomena Rasydul Kiblat adalah kesempatan yang sangat baik untuk memverifikasi arah kiblat secara langsung berdasarkan posisi matahari. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang agar masyarakat memperoleh hasil pengukuran yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Husain.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Zainur, menyampaikan bahwa penyuluh memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memahami fenomena Rasydul Kiblat. "Selain mendampingi pelaksanaan pengukuran, kami juga akan mengedukasi masyarakat tentang dasar ilmiah dan syariat penentuan arah kiblat. Harapannya, masyarakat semakin yakin terhadap arah kiblat tempat ibadah yang digunakan serta memahami bahwa Islam mendorong ketelitian dalam pelaksanaan ibadah," ungkap Zainur.

Melalui sinergi antara PAIF dan Penghulu Pertama, KUA Wangon berkomitmen memberikan layanan keagamaan yang profesional, akurat, dan berbasis edukasi. Koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan KUA dalam mendampingi masjid dan musala di seluruh wilayah Kecamatan Wangon. (syh)