Siswa MA Al Ikhsan Beji Ikuti Project Life Skill Pelatihan Eco Enzim dalam Program Pengabdian Masyarakat Dosen UNSOED
Oleh MA Al Ikhsan Beji
Beji — Siswa MA Al Ikhsan Beji turut berpartisipasi dalam kegiatan Project Life Skill berupa Pelatihan Eco Enzim yang merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh para dosen Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) bekerja sama dengan Lembaga AEDS Pondok Pesantren Al Ikhsan Beji. Rabu (12/08)
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengembangkan keterampilan hidup sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pelatihan eco enzim, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan limbah organik rumah tangga, khususnya sisa buah dan sayuran, agar dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik mengenai proses pengolahan bahan organik. Pendekatan praktik langsung diharapkan dapat membangun kreativitas, kemandirian, keterampilan memecahkan masalah, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kolaborasi antara dosen UNSOED dan Lembaga AEDS Pondok Pesantren Al Ikhsan Beji juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif bagi para siswa. Kehadiran akademisi di tengah lingkungan madrasah dan pesantren memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh wawasan baru sekaligus mengenal penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Project Life Skill ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengelola sampah organik dan menerapkan prinsip kepedulian lingkungan di lingkungan madrasah maupun pesantren.
Keikutsertaan siswa MA Al Ikhsan Beji dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup, kreativitas, kepedulian lingkungan, dan kemampuan menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan, perguruan tinggi, dan lembaga pengabdian masyarakat, diharapkan lahir generasi muda yang semakin terampil, mandiri, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
