SMK Miftahul Huda Rawalo Gelar BRUS: Cegah Pernikahan Dini Demi Generasi Berkualitas

Oleh Seksi Bimas
SHARE

Banyumas - SMK Miftahul Huda Rawalo sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai upaya pembinaan karakter dan pemahaman bagi seluruh siswa. Dalam sambutannya, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, H. Agus Setiawan, menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyelamatkan generasi muda Indonesia dari dampak buruk pernikahan dini. Beliau menjelaskan bahwa pernikahan di usia muda memiliki risiko besar bagi kesehatan reproduksi perempuan, sehingga berpotensi melahirkan anak yang mengalami stunting. Masalah stunting disebutnya sebagai ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia, yang akan menghambat langkah bangsa dalam mewujudkan visi Indonesia Emas di masa mendatang. Oleh karena itu, edukasi sedini ini sangat diperlukan agar remaja memahami betapa pentingnya menjaga kualitas diri dan keturunan sejak dini. Sabtu (23/05)

Selain menyoroti aspek kesehatan, kegiatan ini juga memberikan wawasan mendalam mengenai manajemen waktu hidup dan kesiapan berumah tangga, di mana disampaikan bahwa menikah di usia matang. Para siswa diingatkan agar tidak memandang pernikahan hanya berlandaskan rasa cinta atau kesenangan semata, karena pandangan yang belum matang tersebut sering kali menjadi penyebab utama terjadinya perceraian di awal pernikahan. Acara ini turut menghadirkan tiga narasumber andalan, yaitu Muhammad Taubah, Sudiro, dan Lesdi Dian yang membagikan ilmu dan panduan praktis sesuai bidang keahlian masing-masing. Melalui pemaparan materi yang komprehensif ini, para peserta dibekali pengetahuan agama, sosial, maupun kesehatan secara seimbang. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam mengambil keputusan bijak dan penuh pertimbangan demi masa depan diri sendiri, keluarga, dan bangsa.