Sorogan Metode Pesantren yang efektif
Oleh KUA KEMRANJEN
Banyumas – Dalam rangka menanamkan dasar-dasar fikih praktis sejak dini, Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, Miftahudin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan (bimluh) di MI Darul Falah Grujugan, dengan menggunakan metode sorogan. Senin (27/10)
Pertemuan kali ini mengangkat tema “Sholat Jenazah”, di mana para siswa dikenalkan secara bertahap tentang tata cara dan bacaan dalam sholat jenazah. Metode sorogan, yang merupakan metode khas pesantren di mana siswa membaca langsung di hadapan guru dan mendapat bimbingan langsung digunakan untuk menanamkan pemahaman secara personal dan mendalam.
Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif membaca, bertanya, dan mencoba memahami materi yang disampaikan. Selain melatih keberanian dan kedisiplinan, metode ini juga efektif dalam membangun kedekatan emosional antara murid dan guru.
Miftahudin berharap, melalui kegiatan seperti ini, siswa-siswi dapat istiqomah dalam belajar mengaji dan mempelajari ilmu agama, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang sholeh, berilmu, dan beradab.
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari pihak madrasah dan akan dilanjutkan dengan tema-tema fikih lainnya dalam berikutnya. (wu)
