Sosialisasi PSNMB Madrasah Unggulan Se-Eks Karesidenan Banyumas
Oleh HUMAS
Purwokerto – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi berkualitas melalui Sosialisasi Pelaksanaan Seleksi Nasional Murid Baru (PSNMB) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Unggulan Provinsi Jawa Tengah. Acara yang digelar di Aula Sudirman MTsN 1 Banyumas ini dihadiri oleh jajaran penting, mulai dari Kanwil Kemenag Jateng hingga seluruh Kepala Madrasah dan Waka Kesiswaan se-eks Karesidenan Banyumas. Kamis (29/01)
Membuka acara, Kasi Penma Kemenag Banyumas, Wahyu Fauzi Aziz, menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Banyumas sebagai tuan rumah. Ia menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar pendaftaran sekolah, melainkan misi besar. "Tujuan kita adalah mencetak generasi muda yang cerdas, berkualitas, dan siap memegang tongkat estafet kepemimpinan menuju Indonesia Emas," tegasnya.
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, memberikan arahan yang sarat akan makna filosofis. Mengutip kisah Mahabarata melalui tokoh Arjuna, Karna, dan Duryodana, beliau menekankan 7 nilai kehidupan yang wajib ditanamkan kepada anak didik agar sukses di masa depan:
-
Fokus pada Tujuan: Meneladani Arjuna yang hanya fokus pada mata burung sebagai target.
-
Memilih Pembimbing yang Tepat: Pentingnya figur inspiratif dan bimbingan yang benar.
-
Kesetiaan pada Kebenaran: Mengingatkan agar kesetiaan tidak salah tempat seperti Karna.
-
Kendali Ambisi: Ambisi tanpa kendali hanya akan menjerumuskan pada kehancuran.
-
Pola Asuh yang Berkarakter: Menekankan pentingnya prinsip tanggung jawab dan kebajikan.
-
Keberanian Menghadapi Kesulitan: Mengajarkan anak didik menghadapi rintangan dengan cara yang benar.
-
Menghargai Nilai Kebenaran: Memilih jalan yang lurus meskipun penuh tantangan.
Ibnu Asaddudin juga memperkuat arahannya dengan mengutip hadis Nabi SAW: “Pengajaran seseorang pada anaknya lebih baik dari sedekah satu sha” (HR At-Tirmidzi). "Saat kita mempersiapkan masa depan anak-anak dengan baik, maka pahala akan terus mengalir," tambahnya.
Sementara itu, Tim Kesiswaan Kanwil Kemenag Jateng, Agus Widakdo, memberikan catatan membanggakan bahwa dalam lima tahun terakhir, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah pendaftar terbanyak se-Indonesia. Guna menjaga tren positif ini, Kanwil telah mengeluarkan surat suksesi SNMB dengan menetapkan target kuota minimal pendaftar, yakni 50 siswa untuk MTsN dan 5 siswa untuk MTsS.
Selain itu, tim dari MAN IC Pekalongan, MAPK Solo, dan MAN 2 Kudus memaparkan secara rinci mengenai keunggulan fasilitas, sistem pendidikan, dan tata cara pendaftaran di madrasah unggulan tersebut.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian reward kepada MTsN 1 Banyumas dengan jumlah pendaftar terbanyak ketiga di MAN 1 Surakarta.
Melalui sosialisasi ini, Kemenag Banyumas berharap seluruh jajaran madrasah di eks-Karesidenan Banyumas dapat bergerak serentak menyukseskan PSNMB, demi memberikan akses pendidikan terbaik bagi siswa-siswi berprestasi di wilayahnya.
2.png)