Sukses Gelar PKKM 4 Tahunan, MTs Muhammadiyah Sirau Fokus Bangun Growth Mindset dan Networking

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – MTs Muhammadiyah Sirau sukses menyelenggarakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan. Kegiatan evaluasi besar ini dihadiri oleh jajaran Penilaian Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Banyumas serta Tim Penilai guna memotret kualitas kepemimpinan dan manajerial madrasah selama empat tahun terakhir. Sabtu (20/12)

Kepala MTs Muhammadiyah Sirau, Ahmad Rifa'i, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) yang telah bekerja keras mempersiapkan dokumen dan bukti fisik kegiatan. "Hasil dari PKKM ini akan segera kami jadikan dasar untuk menentukan langkah strategis pada program madrasah berikutnya," ungkapnya.

Kasi Penma Kemenag Banyumas, Muhammad Wahyu Fauzi Aziz, dalam sesi refleksi menyinggung pentingnya program Gema Tasbih. Ia mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan memiliki pola pikir bertumbuh (growth mindset).

"Kepala Madrasah harus mampu membangun networking yang luas dengan masyarakat dan dunia luar guna mewujudkan relasi yang kuat untuk membesarkan institusi. Di internal sendiri, harus terbentuk teamwork yang satu frekuensi untuk menonjolkan keunggulan serta prestasi madrasah," tegas Wahyu Fauzi Aziz.

Siti Muflikhah, selaku anggota Tim Penilai, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan PKKM di MTs Muhammadiyah Sirau berjalan lancar dengan bukti fisik yang lengkap. Meski demikian, ia memberikan catatan agar dilakukan penyempurnaan pada dokumentasi praktik pembelajaran siswa, seperti kegiatan praktik di koperasi madrasah.

Senada dengan hal tersebut, Pengawas Pembina sekaligus Tim Penilai, Istikomah, menekankan agar madrasah lebih intensif menyelenggarakan program pengembangan diri di bidang akademik. Hal ini dinilai krusial untuk mendongkrak prestasi siswa di berbagai level kompetisi.

"Kami berharap segala catatan dan masukan dari Tim Penilai segera ditindaklanjuti. Ini adalah bentuk evaluasi demi kebaikan dan kemajuan MTs Muhammadiyah Sirau di masa depan," pungkas Istikomah. (istik/adl)