HUT RI #81

Tajamkan Pena, Gaungkan Aksi Kemanusiaan: PMR Madya MTsN 3 Banyumas Ikuti Seminar Jurnalistik Jumbara XXXII

M
MTSN3 Banyumas
19 Okt 2026
10x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 19-10-2026 12:01
SHARE

Purwokerto — Menjadi relawan muda bukan hanya tentang kesiapsiagaan dalam aksi kemanusiaan, tetapi juga tentang kemampuan menyampaikan cerita, menyebarkan inspirasi, dan mengabarkan kebaikan kepada masyarakat. Semangat inilah yang mewarnai keikutsertaan PMR Madya MTs Negeri 3 Banyumas dalam Seminar Jurnalistik sebagai bagian dari rangkaian Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR XXXII Tingkat Kabupaten Banyumas. Bertempat di Gedung FBIS Universitas Amikom Purwokerto, kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari kontingen PMR Madya dan Wira se-Kabupaten Banyumas. Senin (19/10)

MTs Negeri 3 Banyumas mengirimkan Juan Aidhila, murid kelas VIII A, sebagai perwakilan peserta, didampingi pembina PMR Nahla, Kharisma Wulan Suci, S.S. Keikutsertaan ini menjadi langkah positif dalam memperluas wawasan anggota PMR, khususnya dalam bidang komunikasi, literasi media, dan publikasi kegiatan kepalangmerahan. Kehadiran perwakilan madrasah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan potensi murid tidak berhenti pada keterampilan pertolongan pertama dan kepedulian sosial, tetapi juga mencakup kemampuan mengomunikasikan nilai-nilai kemanusiaan secara tepat dan bertanggung jawab.

Seminar menghadirkan narasumber profesional, Lilik Darmawan, yang membekali peserta dengan pengetahuan tentang teknik penulisan berita, pentingnya literasi digital bagi generasi muda, serta strategi mengemas informasi agar menarik dan mudah dipahami pembaca. Materi tersebut memberikan pemahaman bahwa sebuah berita bukan sekadar rangkaian kata atau dokumentasi peristiwa, melainkan sarana menyampaikan fakta, membangun kepedulian, dan menginspirasi masyarakat melalui informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi anggota PMR, keterampilan jurnalistik memiliki arti penting dalam mendukung gerakan kemanusiaan. Setiap kegiatan donor darah, pertolongan pertama, bakti sosial, edukasi kesehatan, hingga aksi peduli lingkungan menyimpan kisah dan nilai pembelajaran yang layak dibagikan. Dengan kemampuan menulis dan mendokumentasikan kegiatan secara baik, anggota PMR dapat menjadi penyampai pesan positif yang mengajak lebih banyak generasi muda untuk peduli, berempati, dan mengambil bagian dalam aksi nyata bagi sesama.

Bagi Juan Aidhila, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk belajar langsung, menambah pengalaman, serta mengenal dunia jurnalistik dari sudut pandang yang lebih luas. Sementara itu, pendampingan pembina PMR Nahla, Kharisma Wulan Suci, menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan kompetensi anggota agar pengalaman yang diperoleh dapat memberi manfaat bagi kegiatan PMR di madrasah. Pengetahuan dari seminar diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan publikasi yang lebih kreatif, informatif, dan menarik, dengan tetap menjunjung tinggi etika serta kebenaran informasi.

Melalui partisipasi dalam Seminar Jurnalistik Jumbara XXXII, PMR Madya MTs Negeri 3 Banyumas terus membuka ruang bagi tumbuhnya relawan muda yang tidak hanya terampil dalam aksi, tetapi juga cakap menyampaikan pesan kemanusiaan. Sebab, kebaikan akan semakin luas jangkauannya ketika mampu diceritakan dengan benar, disampaikan dengan santun, dan disebarkan dengan penuh tanggung jawab. Dari pena seorang relawan muda, semangat kepalangmerahan diharapkan terus hidup, menginspirasi, dan menggerakkan lebih banyak hati untuk peduli kepada sesama.

HumasMTsN3