Temukan Jati Diri Lewat Al-Quran: Penyuluh KUA Ajak Siswa SMAN 1 Banyumas Berjiwa Anti-Bullying
Banyumas – Dalam upaya membentengi generasi muda dari isu perundungan yang marak, Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Somagede melaksanakan kegiatan Bimbingan Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) yang diintegrasikan dengan penanaman nilai anti-bullying di SMAN 1 Banyumas. Rabu (12/11)
Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap Rabu pagi, mulai pukul 07.00 hingga 07.45 WIB, yang kali ini menyasar siswa-siswi Kelas 12.7.
Mengingat maraknya kasus perundungan (bullying) di kalangan remaja dan mahasiswa, Penyuluh KUA Somagede merasa sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan akhlak yang baik pada usia remaja melalui jalur sekolah.
Kegiatan ini bertujuan ganda: Pertama, memastikan anak-anak usia remaja tidak kehilangan arah dalam proses pencarian jati diri mereka, dengan tetap mempelajari Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sepanjang masa. Kedua, menanamkan jiwa anti-bullying serta akhlak yang baik terhadap teman dan lingkungan sekitar.
Fokus bimbingan kali ini diberikan kepada Kelas 12.7 yang diampu oleh wali kelas non-muslim, Erlin Krisnawati, dan diketuai oleh Muhammad Edo Riyanto, menunjukkan harmonisasi keragaman yang ada di lingkungan sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Shobirin Slamet.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMAN 1 Banyumas dapat mengambil nilai-nilai kasih sayang yang terkandung dalam Al-Qur'an dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sosial, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan penuh empati. (yan/del)
