Tepis Mitos Bulan Suro, Dua Pasangan di Tambak Sah Menikah di Awal Muharam 1448 H

Oleh KUA Tambak
SHARE

Tambak - Sebuah kabar menarik sekaligus mencerahkan datang dari Kantor Urusan Agama (KUA) Tambak di awal tahun baru Islam. Di saat sebagian masyarakat Jawa masih memegang erat mitos atau tradisi untuk menghindari prosesi sakral pernikahan di bulan Suro (Muharam), dua pasangan tangguh justru memantapkan langkah untuk melangsungkan akad nikah. Selasa (23/06)

Keputusan kedua pasangan ini menjadi potret nyata adanya pergeseran cara pandang yang positif di tengah masyarakat. Dalam sudut pandang Islam, tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan. Sebaliknya, Muharam merupakan salah satu Asyhurul Hurum (bulan yang disucikan dan dimuliakan oleh Allah SWT), sehingga menjadi waktu yang sangat baik dan penuh keberkahan untuk memulai ibadah agung bernama pernikahan.

Peristiwa ini membawa sejumlah pesan edukatif dan nilai positif bagi tatanan sosial keagamaan masyarakat, di antaranya:

  • Memulai Lembaran Baru Bersama: Melangsungkan pernikahan di awal tahun baru Islam (1 Muharam) menjadi simbol migrasi spiritual yang sangat indah. Momen ini dimaknai sebagai titik awal untuk berhijrah dan membuka lembaran hidup baru yang lebih baik bersama pasangan sah.

  • Menepis Mitos dan Edukasi Umat: Langkah berani kedua pasangan ini menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat luas bahwa dalam Islam semua hari dan bulan adalah baik untuk melaksanakan niat suci. Hal ini memotong rantai kepercayaan lama yang kerap menimbulkan keraguan dan mempersulit urusan ibadah.

  • Kesiapan Pelayanan KUA Tanpa Batas: Fenomena ini sekaligus membuktikan bahwa jajaran KUA Tambak selalu siap siaga memberikan pelayanan prima kapan pun masyarakat membutuhkan. Pelayanan administrasi dan kepenghuluan tetap berjalan optimal tanpa terpengaruh oleh tren atau mitos musiman.

Segenap keluarga besar KUA Tambak turut menyampaikan selamat berbahagia untuk kedua pasangan yang telah resmi dan sah menjadi sepasang suami istri di mata agama maupun negara. Semoga bahtera rumah tangga yang dibina di bulan mulia ini senantiasa dianugerahi keberkahan dan bertransformasi menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.