Tim Robotik MIN 1 Banyumas Disambut Meriah Usai Sapu Bersih Juara Internasional
Oleh MIN1 Banyumas
Purwokerto – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman MIN 1 Banyumas saat rombongan Tim Robotik MIN 1 Banyumas kembali setelah mengikuti ajang kompetisi robotik internasional di Singapura. Kedatangan para juara pada sore ini, disambut hangat oleh guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta keluarga besar MIN 1 Banyumas. Senin (29/06)
Sebagai bentuk penghormatan atas prestasi yang membanggakan, pihak madrasah memasangkan kalung bunga kepada para peserta, pembimbing, dan pendamping lomba setibanya di madrasah. Tepuk tangan, sorak bahagia, serta dokumentasi bersama mewarnai momen penyambutan yang berlangsung penuh kehangatan.
Prestasi yang diraih tim robotik MIN 1 Banyumas menjadi kebanggaan tersendiri. Dalam kompetisi tersebut, para siswa berhasil menyapu bersih berbagai kategori perlombaan dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara melalui kreativitas, inovasi, dan kerja keras.
Kepala MIN 1 Banyumas, H. Mahruri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan seluruh tim. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi luar biasa yang diraih anak-anak. Keberhasilan ini merupakan hasil dari doa, kerja keras, disiplin, serta kolaborasi yang baik antara siswa, pembimbing, orang tua, dan madrasah. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berani bermimpi dan berprestasi hingga tingkat dunia," ungkap Kepala MIN 1 Banyumas.
Rasa bangga juga disampaikan oleh salah seorang wali murid, Dwi Ratna Rahayuni, yang setia mendampingi putranya, Rafardhan Athalla, selama berada di Singapura. "Sebagai orang tua, kami sangat terharu dan bangga. Perjuangan anak-anak sejak latihan hingga bertanding akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Terima kasih kepada para pembimbing dan pihak madrasah yang telah mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran. Semoga prestasi ini menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan berikutnya," tuturnya.
Salah satu peserta lomba mengaku senang dapat membawa pulang prestasi untuk Indonesia dan almamater tercinta. "Awalnya kami merasa gugup karena bertemu peserta dari banyak negara. Namun kami tetap percaya diri, fokus, dan berusaha memberikan yang terbaik. Alhamdulillah, kami bisa meraih juara. Terima kasih kepada orang tua, guru, pembimbing, dan semua yang telah mendoakan kami," ujarnya dengan wajah penuh kebahagiaan.
Prosesi penyambutan berlangsung sederhana namun penuh makna. Guru dan tenaga kependidikan berbaris menyambut kedatangan rombongan, kemudian secara bergantian mengalungkan bunga kepada para peserta sebagai simbol penghargaan atas dedikasi dan prestasi mereka. Suasana semakin meriah ketika keluarga besar madrasah memberikan tepuk tangan dan mengabadikan momen bersejarah tersebut melalui foto bersama.
Pihak sekolah koordinator penyambutan, Sulistio Nurhayati, menyampaikan bahwa penyambutan ini merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa yang telah mengharumkan nama madrasah, Kabupaten Banyumas, bahkan Indonesia di kancah internasional. "Kalung bunga yang kami sematkan bukan sekadar simbol penyambutan, tetapi juga ungkapan rasa bangga dan terima kasih atas perjuangan anak-anak. Mereka telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, semangat belajar, dan doa, siswa madrasah mampu menjadi juara dunia. Semoga semangat mereka menular kepada seluruh siswa MIN 1 Banyumas," ujarnya.
Prestasi gemilang Tim Robotik MIN 1 Banyumas di Singapura menjadi catatan sejarah baru bagi madrasah. Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memotivasi peserta didik untuk terus mengembangkan potensi di bidang sains, teknologi, dan inovasi, sehingga lahir lebih banyak generasi muda yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
