Tim SAFAC dan Penyuluh KUA Gumelar Kalibrasi Arah Kiblat di Desa Kedungurang

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Kepastian arah kiblat menjadi unsur krusial dalam kekhusyukan ibadah salat. Menyadari hal tersebut, Tim SAFAC (Satria Falak Community) bersinergi dengan penyuluh agama Islam KUA Gumelar menggelar aksi jemput bola melalui kegiatan pengukuran dan kalibrasi arah kiblat di wilayah Desa Kedungurang. Rabu (07/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ketenangan bagi umat Islam, khususnya warga Desa Kedungurang, dengan memastikan bahwa posisi bangunan masjid maupun mushola telah menghadap tepat ke arah Ka’bah di Makkah secara astronomis.

Proses kalibrasi ini melibatkan kolaborasi erat antara tim ahli falak dari SAFAC dengan Penyuluh Agama Islam Fungsional serta Penyuluh Non-PNS dari KUA Gumelar. Tak hanya petugas, jalannya pengukuran juga disaksikan langsung oleh jajaran tokoh agama dan pengurus takmir masjid setempat guna menjamin transparansi hasil di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, tim tidak lagi menggunakan metode perkiraan manual. Pengukuran dilakukan dengan memanfaatkan instrumen navigasi dan astronomi modern, seperti Theodolite dan Mizwala. Perangkat ini bekerja dengan mengolah data koordinat geografis (lintang dan bujur) lokasi secara presisi untuk menentukan titik nol arah kiblat yang akurat.

Selain melakukan pengukuran fisik, para Penyuluh Agama Islam juga memberikan edukasi kepada para takmir. Mereka menjelaskan bahwa apabila ditemukan selisih derajat, pihak takmir tidak perlu melakukan perombakan bangunan secara besar-besaran, melainkan cukup dengan menggeser atau menyesuaikan arah shaf di dalam masjid.

Melalui langkah proaktif ini, diharapkan seluruh tempat ibadah di Desa Kedungurang memiliki akurasi kiblat yang valid, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih mantap dan penuh keyakinan.