Tingkatkan Iman ASN, KUA Rawalo Bahas Bab Mengingat Kematian dalam Kajian Lubabul Hadits

Oleh KUA Rawalo
SHARE

Rawalo – Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan aparatur, Kantor Urusan Agama (KUA) Rawalo kembali menggelar kajian rutin kitab Lubabul Hadits yang diikuti oleh seluruh ASN dan pegawai pada pagi ini sebelum aktivitas pelayanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Penyuluh Agama KUA Rawalo dengan membahas bab tentang pentingnya mengingat kematian sebagai sarana muhasabah diri dan penguat keimanan. Kamis (04/06)

Kajian tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Nasihudin atas perintah Kepala KUA Rawalo, Sakdolah, bahwa mengingat kematian merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Kesadaran bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara diharapkan mampu mendorong setiap insan untuk memperbanyak amal saleh, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.

Nasihudin menjelaskan bahwa kematian adalah kepastian yang akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa mempersiapkan bekal terbaik melalui ketaatan kepada Allah SWT, menjauhi perbuatan maksiat, serta menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Kepala KUA Rawalo, Sakdolah, menyampaikan bahwa kajian rutin Lubabul Hadits menjadi salah satu sarana pembinaan mental dan spiritual bagi ASN. Melalui kajian tersebut, diharapkan para pegawai tidak hanya memiliki kompetensi dalam bekerja, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan keikhlasan.

"Pembahasan tentang mengingat kematian menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak terlena dengan urusan dunia. Kesadaran ini penting untuk menumbuhkan semangat beribadah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari amanah yang harus dipertanggungjawabkan," ujar Sakdolah.

Kegiatan kajian berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian. Para peserta mengikuti materi dengan antusias serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Melalui kajian rutin ini, KUA Rawalo berkomitmen terus membangun budaya kerja yang religius, profesional, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.