Tingkatkan Kesadaran Akhlak, KUA Kaji Lubabul Hadits tentang Larangan Berzina
Banyumas - Dalam upaya meningkatkan kesadaran akhlak dan moral keagamaan, KUA Rawalo menggelar kajian kitab Lubabul Hadits di ruang penyuluh yang membahas tentang larangan berzina. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai KUA Rawalo sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Kamis (05/02)
Kajian tersebut menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri dan menjauhi perbuatan yang dilarang agama. Melalui pemahaman hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang termuat dalam Lubabul Hadits, peserta diajak untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan, tanggung jawab moral, serta pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama, Nasihudin atas perintah Kepala KUA Rawalo, Sakdolah dalam penyampaian materi Lubabul Hadits tersebut menyampaikan bahwa zina merupakan perbuatan yang tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak luas terhadap tatanan keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan pemahaman agama melalui kajian kitab klasik menjadi langkah strategis dalam membentengi umat dari perilaku menyimpang.
Selain sebagai sarana peningkatan wawasan keislaman, kajian ini juga menjadi media refleksi diri bagi peserta agar senantiasa menjaga akhlak, khususnya dalam pergaulan dan kehidupan berkeluarga. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan interaktif, ditandai dengan diskusi serta tanya jawab seputar penerapan nilai-nilai hadits dalam konteks kehidupan modern.
