Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Murid Kelas IX MTsN 2 Banyumas Jalani Ujian TKAD dan UM

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas (Humas) – Sebanyak 179 murid kelas IX MTsN 2 Banyumas resmi memulai rangkaian Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) dan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026. Pelaksanaan ujian yang berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 20 hingga 25 April 2026 ini, dipusatkan di 9 ruang kelas yang telah dipersiapkan dengan protokol ketat. Senin (20/04)

Guna menjaga objektivitas dan integritas pelaksanaan ujian, pihak madrasah menerapkan sistem pengawasan semi silang. Dalam skema ini, setiap ruang ujian diawasi oleh dua pengawas, yakni pengawas 1 yang berasal dari luar madrasah dan pengawas 2 yang merupakan guru dari lingkungan internal MTsN 2 Banyumas.

Sebelum para pengawas menempati ruang ujian, Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, didampingi Waka Kurikulum, Sri Indriati, memberikan pengarahan khusus terkait pembagian tugas, aturan, dan tata tertib pengawasan. Dalam arahannya, Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, menekankan pentingnya profesionalisme dalam mengawal jalannya ujian. "Saya harap seluruh pengawas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi. Pastikan suasana ujian tetap kondusif agar para siswa bisa mengerjakan soal dengan tenang, fokus, dan percaya diri," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Waka Kurikulum, Sri Indriati, turut memberikan penekanan pada teknis pelaksanaan. Ia menyampaikan, "Kolaborasi antara pengawas luar dan pengawas dalam madrasah ini adalah bentuk komitmen kita untuk menciptakan evaluasi yang transparan. Saya minta bapak dan ibu pengawas untuk selalu mematuhi tata tertib ujian yang telah disepakati demi kelancaran proses ini dari awal hingga akhir" tutur Sri Indriyati.

Rangkaian ujian ini diawali dengan mata pelajaran IPA untuk TKAD dan dilanjutkan dengan SKI untuk UM. Pihak madrasah berharap, melalui kesiapan yang matang dan pengawasan yang terukur, para murid kelas IX dapat memberikan hasil terbaik dan meraih prestasi yang maksimal sebagai bekal mereka menempuh pendidikan ke jenjang selanjutnya.(Ning/twm)