Transformasi Wakaf: KUA Gumelar Ajak MT Al Ikhlas Gancang Jadi Pelopor Pemberdayaan Umat

Oleh HUMAS
SHARE

Gumelar – Wakaf bukan lagi sekadar tanah makam atau bangunan masjid yang bersifat statis. Di era modern ini, wakaf telah bertransformasi menjadi instrumen dahsyat untuk kesejahteraan dan kemandirian ekonomi umat. Senin (13/07)

Semangat inovatif inilah yang dibawa oleh Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Warto Amirudin, saat melaksanakan pembinaan khusus di Majelis Ta’lim Al Ikhlas, RW 02 Desa Gancang, Kecamatan Gumelar. Kegiatan pembinaan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema krusial: "Pemberdayaan Wakaf".

Dalam paparannya, Warto Amirudin menekankan pentingnya mengubah mindset masyarakat mengenai wakaf. Ia menjelaskan bahwa potensi wakaf di tingkat desa sangat besar, namun seringkali belum terkelola dengan optimal karena keterbatasan pemahaman.

"Wakaf itu tidak harus menunggu kaya raya atau punya tanah berhektar-hektar. Sekarang, dengan adanya konsep wakaf uang dan wakaf produktif, siapa pun bisa berkontribusi. Kuncinya adalah pengelolaan yang amanah dan produktif agar manfaatnya terus mengalir bagi umat," ujar Warto di hadapan para jamaah Majelis Ta’lim Al Ikhlas.

Selain memberikan motivasi, perwakilan KUA Gumelar ini juga membedah dua poin penting dalam pemberdayaan wakaf:

  1. Pentingnya Legalitas (Sertifikasi): Mengedukasi jamaah dan pengurus tentang pentingnya mengamankan aset wakaf secara hukum melalui sertifikasi resmi agar terhindar dari sengketa di masa depan.
  2. Pengembangan Sektor Produktif: Mendorong agar tanah atau aset wakaf yang ada di lingkungan RW 02 Gancang dapat dikelola untuk sektor produktif, seperti pertanian terpadu, usaha syariah, atau sarana pendidikan yang menghasilkan nilai ekonomi bagi kas majelis dan sosial.

Para jamaah dan tokoh masyarakat RW 02 Desa Gancang menyambut antusias materi yang disampaikan. Diskusi interaktif pun mengalir hangat, di mana warga aktif berkonsultasi mengenai status tanah-tanah wakaf lokal serta peluang pengembangannya.

Melalui pembinaan intensif seperti ini, KUA Gumelar berharap Majelis Ta’lim Al Ikhlas RW 02 Gancang tidak hanya menjadi pusat ibadah ritual, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pelopor penggerak ekonomi berbasis wakaf yang mandiri dan berkah di Desa Gancang.