Ujian Tahfizh Kelas IXH MTs Negeri 3 Banyumas 2026

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Ujian tahfizh Al-Qur’an resmi digelar sebagai bagian dari ikhtiar meneguhkan kecintaan terhadap Kalamullah sekaligus mengukur capaian hafalan para siswa. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, menghadirkan suasana yang sarat nilai spiritual, di mana setiap ayat yang dilantunkan bukan sekadar hafalan, tetapi juga wujud ketekunan dan keistiqamahan dalam menjaga firman Allah. Senin (04/05)

Ujian tahfizh kali ini melibatkan lima penguji yang kompeten di bidangnya. Dari unsur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), hadir wali kelas IXH, Nurul Hikmah, serta pendamping Zuhrotunnisa. Sementara itu, dari kalangan muhafizh/muhafizhah turut membersamai Ustadzah Nur Fajriyah, Ustadzah Soimah, dan Ustadz Deni Mugiono. Kehadiran para penguji ini memberikan nuansa serius sekaligus menenangkan, memastikan bahwa setiap hafalan diuji dengan teliti, penuh ketegasan, namun tetap dalam bingkai pembinaan.

Para siswa telah mempersiapkan diri dengan muraja’ah yang intensif jauh hari sebelumnya. Hasilnya pun membanggakan—Dimas mencatatkan perolehan hafalan terbanyak dengan enam juz, meliputi juz 30 serta juz 1 hingga 5. Disusul oleh Ma’lufatul dan Salsabila dengan lima juz, kemudian Vadilah dengan empat juz. Selain itu, sembilan siswa berhasil mencapai tiga juz, sementara siswa lainnya berada pada capaian dua juz. Angka-angka tersebut bukan sekadar capaian, melainkan bukti kesungguhan dan perjalanan panjang dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Mei 2026. Rentang waktu tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan kesempatan terbaik bagi setiap siswa dalam menunjukkan kualitas hafalannya. Ujian dilaksanakan secara langsung di hadapan para penguji, menciptakan suasana yang menantang sekaligus melatih mental dan kepercayaan diri siswa dalam menyetorkan hafalan mereka.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, yang didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Laely Mahmudah. Dalam arahannya, beliau memberikan motivasi dan penguatan kepada seluruh peserta didik agar terus melanjutkan setoran hafalan dengan sanad yang tersambung hingga Rasulullah ?. Beliau juga menegaskan bahwa perjalanan bersama Al-Qur’an tidak boleh berhenti di bangku madrasah, melainkan harus terus dijaga sepanjang hayat.

Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai salah satu program Kementerian Agama, yakni Gema Tasbih, yang akan memberikan sertifikat tahfizh kepada siswa madrasah tsanawiyah yang telah mencapai minimal hafalan tiga juz. Program ini menjadi motivasi tambahan bagi para siswa untuk terus meningkatkan capaian hafalan mereka. Melalui kegiatan ujian tahfizh ini, MTs Negeri 3 Banyumas tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi kehidupan yang akan terus mengalir sepanjang masa.(HumasMTsN3)