Urgensi Sinergitas Guru PAI dan PJOK dalam Mengawal Generasi Emas 2025
Oleh HUMAS
Banyumas – Sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan kembali diperkuat melalui kegiatan visitasi dan brainstorming Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK di Korwilcamdindik Karanglewas. Acara yang dihadiri oleh para guru PAI, guru PJOK, pengawas, dan kepala sekolah ini bertempat di SDN Singasari. Senin (22/09)
Kepala SDN Singasari, Rahayu Widi Nugroho, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada KKG PJOK atas konsistensinya dalam mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi. "Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi para guru untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi dalam rangka meraih kesuksesan bersama," ujar Rahayu.
Pengawas PAI, Dudiyono, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara guru PAI dan guru PJOK. Menurutnya, kedua bidang ini memiliki peran yang saling melengkapi dalam membentuk generasi emas 2025 yang tangguh, sehat jasmani dan rohani, serta berakhlak mulia. Dudiyono menegaskan, "Sinergi ini mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki daya juang, keteladanan, serta komitmen kuat dalam meraih kesuksesan."
Lebih lanjut, ia mengajak para guru untuk berkomitmen bersama dalam mendidik siswa dengan penuh tanggung jawab. "Tanamkan nilai tawadhu bahwa setiap keberhasilan adalah bagian dari rahmat Allah SWT. Kebersamaan dan kolaborasi antar guru akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan" tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dengan diskusi dan sharing pengalaman antar guru. Melalui KKG PJOK, para pendidik semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme dan memperkuat jejaring kerja sama. Sinergi antara guru PAI dan PJOK diharapkan dapat menciptakan generasi yang seimbang dalam kecerdasan intelektual, spiritual, dan fisik. (dud/del)
