Walimatut Tasmiyah: Penyuluh KUA Kebasen Ajak Orang Tua Berikan Nama Terbaik bagi Buah Hati

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Memberikan nama yang baik kepada anak merupakan salah satu kewajiban orang tua yang memiliki nilai spiritualitas tinggi dalam Islam. Hal ini ditekankan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kebasen, Faid Anisatul Humaera, saat mengisi acara di Majelis Taklim Nurul Jannah, Desa Kalisalak. Jumat (30/01).

Kegiatan yang dikemas dalam bingkai Walimatut Tasmiyah (syukuran pemberian nama) ini berlangsung khidmat dengan lantunan selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam bimbingannya, Faid Anisatul Humaera menjelaskan bahwa pemberian nama bukan sekadar label identitas, melainkan doa dan harapan sepanjang hayat.

Beliau mengutip hadis Rasulullah SAW sebagai landasan utama: "Seorang anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, dicukur rambutnya dan diberi nama." (HR. Abu Daud no. 2838).

"Islam mengajarkan kita untuk memilih nama yang indah dan memiliki makna yang sesuai dengan syariat. Nama yang baik adalah hadiah pertama dari orang tua yang akan disandang anak hingga akhirat kelak," ujar Faid di hadapan jamaah.

Secara khusus, dalam acara tersebut juga dipanjatkan doa untuk Ananda Iqlima, putri yang baru saja diberikan nama. Harapan besar tersemat agar Ananda Iqlima tumbuh menjadi anak yang salehah, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi agama dan bangsa.

Melalui kehadiran penyuluh dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini, KUA Kebasen terus berupaya memberikan edukasi langsung mengenai praktik ibadah sehari-hari. Selain memperkuat pemahaman agama, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang efektif antara penyuluh dan warga di Desa Kalisalak.