Ketua DWP Ajak Muslimah Bersihkan Hati dari Sombong, Iri, dan Rakus
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA Wangon menggelar pertemuan rutin yang dikemas dengan nuansa religius. Kegiatan yang dihadiri oleh pengurus dan anggota DWP ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh fondasi spiritual para anggotanya. Dalam suasana yang khidmat, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran muslimah dalam keluarga dan masyarakat. Senin (08/06)
Dalam sambutannya, Ketua DWP KUA Wangon, Fairuz Malaya, memberikan siraman rohani mengenai pentingnya menjaga kesucian hati. Beliau menekankan bahwa kecantikan seorang muslimah sejati tidak hanya terpancar dari lahiriah, melainkan dari kebersihan rida dan keikhlasan hati. Pertemuan rutin ini pun dinilai menjadi wadah yang sangat efektif untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan menjaga kesehatan mental serta spiritual lintas anggota.
Secara khusus, Fairuz Malaya menyoroti tiga penyakit hati yang sering kali merusak tatanan sosial dan spiritual seorang muslimah, yaitu sifat sombong, iri, dan rakus. Ketiga sifat ini dipandang sebagai racun yang dapat menghapus pahala amal kebaikan yang telah dibangun dengan susah payah. Beliau mengajak seluruh anggota DWP untuk terus bermuhasabah (interopeksi diri) agar terhindar dari sifat-sifat tercela tersebut.
"Sebagai seorang muslimah, kita harus selalu waspada terhadap penyakit hati. Mari kita bersihkan hati dari sifat sombong yang membuat kita tinggi hati, sifat iri yang merusak kedamaian, dan sifat rakus yang membuat kita lupa bersyukur. Jika hati kita bersih, insya Allah ketenteraman akan hadir dalam keluarga dan lingkungan kerja kita," ujar Fairuz Malaya dalam arahannya.
Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi dialog dan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota DWP KUA Wangon dapat mengimplementasikan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pertemuan rutin ini sukses membawa pulang komitmen bersama untuk menjadi pribadi muslimah yang lebih berakhlak mulia, rendah hati, dan selalu bersyukur. (jhr)
