Kolaborasi Penghulu dan Penyuluh KUA Wangon Gelar Bimbingan Perkawinan bagi Tiga Pasang Catin
Wangon – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kali ini, kegiatan Bimwin diikuti oleh tiga pasang calon pengantin (catin) dengan melibatkan kolaborasi dan sinergi antara Penghulu dan Penyuluh Agama Islam. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Kamis (05/11)
Dalam pelaksanaannya, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam berbagi peran dalam menyampaikan materi bimbingan. Materi meliputi pemahaman hak dan kewajiban suami istri, membangun komunikasi yang sehat, pengelolaan konflik keluarga, kesehatan keluarga, serta penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan rumah tangga. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada calon pengantin, baik dari aspek hukum perkawinan maupun pembinaan mental dan spiritual.
Penghulu KUA Wangon, Husein, menyampaikan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan calon pengantin memasuki kehidupan berkeluarga. Menurutnya, pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga dengan latar belakang dan karakter yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan, tanggung jawab, saling pengertian, serta komitmen untuk menjaga keutuhan rumah tangga.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Joharulloh, menegaskan bahwa sinergi antara Penghulu dan Penyuluh menjadi bentuk pelayanan keagamaan yang saling melengkapi. “Melalui Bimbingan Perkawinan ini, kami ingin membekali calon pengantin agar tidak hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga. Keluarga yang harmonis perlu dibangun dengan landasan iman, komunikasi yang baik, saling menghargai, dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. Ketiga pasang calon pengantin juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan yang diberikan karena mendapatkan pengetahuan baru sebagai bekal membangun keluarga.
Melalui kegiatan ini, KUA Wangon berharap ketiga pasang calon pengantin dapat menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh dalam kehidupan berumah tangga. Kolaborasi Penghulu dan Penyuluh menjadi wujud nyata pelayanan prima KUA dalam menghadirkan keluarga yang berkualitas, harmonis, serta mampu mewujudkan generasi yang sehat dan berakhlak mulia. (srf)
