Penghulu Bimbing Suami Doa Kebaikan Istri

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE

Banyumas - Bertempat di Balai Nikah KUA Kemranjen, Pendi Setiono dan Retiya Lukdianti melepas masa lajang dengan penuh haru. Momen sakral itu semakin bermakna ketika Pendi melafalkan kalimat Qobul dengan lancar di hadapan Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, yang dengan sabar membimbingnya mengucapkan doa suami saat pertama kali menyentuh istri sahnya. Suasana menjadi hening namun penuh kebahagiaan ketika terdengar satu kata yang sederhana namun begitu menggema di hati: “Sah.” Kata tersebut menandai awal dari sebuah ikatan halal yang diberkahi Allah. Selasa (14/04)

Namun, setelah semua tepuk tangan dan senyum bahagia mereda, Islam mengajarkan kita untuk tidak melupakan pentingnya berdoa. Ketika dua hati bersatu dalam ikatan pernikahan, langkah pertama yang paling utama adalah memanjatkan doa pengantin yang diajarkan Rasulullah. Doa ini bukan sekadar rutinitas, melainkan doa yang sarat makna, lembut, dan penuh harapan agar kehidupan rumah tangga selalu diliputi kebaikan.

Rasulullah bersabda bahwa saat menikah, seorang suami hendaknya meletakkan tangannya di ubun-ubunnya, mengucapkan basmalah, lalu berdoa dengan penuh keyakinan yang artinya, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan tabiat yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan dirinya dan keburukan tabiat yang Engkau ciptakan padanya.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Doa ini bukan hanya sebagai bentuk pengharapan, tetapi juga sebagai doa dan kesakinahan dalam ibadah nikah yang menjaga keikhlasan serta keberkahan rumah tangga. Dengan memohon kebaikan dan perlindungan dari segala keburukan, pasangan suami istri diingatkan untuk saling menjaga dan melengkapi dalam setiap langkah kehidupan bersama.

Momen Pendi dan Retiya mengajarkan kita bahwa di balik tradisi dan ritual nikah, ada nilai spiritual yang sangat dalam. Doa pengantin menjadi penuntun agar cinta dan kasih sayang dapat tumbuh subur dengan ridha Allah, menghadirkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah sepanjang hayat. (@)