Asesmen Kompetensi TBQ Perkuat Literasi Al-Quran Guru Madrasah
Oleh MIN1 Banyumas
Banyumas – Dalam rangka meningkatkan kompetensi membaca Al-Qur’an bagi guru madrasah, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI melaksanakan program unggulan Tuntas Baca Al-Quran (TBQ). Program strategis ini bertujuan memperkuat literasi Al-Quran para pendidik agar mampu membaca Al-Qur’an secara tartil dan sesuai kaidah tajwid. Rabu (17/12)
Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, asesmen kompetensi TBQ dilaksanakan untuk memetakan kemampuan membaca Al-Quran guru madrasah. Kegiatan asesmen ini juga diikuti oleh para guru di MIN 1 Banyumas, melibatkan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta guru kelas Madrasah Ibtidaiyah yang telah terdaftar dalam pangkalan data Kementerian Agama, EMIS GTK.
Pelaksanaan asesmen TBQ diawali dengan penetapan peserta oleh Direktorat GTK Madrasah yang selanjutnya disampaikan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Kantor Wilayah kemudian melakukan sosialisasi dan penugasan kepada guru madrasah di wilayah masing-masing. Data peserta asesmen dapat diakses oleh Kanwil melalui laman resmi https://gtkmadrasah.kemenag.go.id/tbq.
Dalam mekanisme asesmen, peserta diwajibkan mengirimkan rekaman video membaca Al-Quran sesuai ayat yang telah ditentukan. Proses pengunggahan dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi TBQ. Peserta terlebih dahulu mengakses laman https://gtkmadrasah.kemenag.go.id/tbq, kemudian melakukan login menggunakan username NIK dan password tanggal lahir, dengan memastikan kesesuaian data dengan EMIS GTK.
Guru peserta asesmen selanjutnya merekam video membaca Al-Quran secara mandiri dan mengunggahnya ke aplikasi yang telah disediakan. Batas akhir pengunggahan video ditetapkan hingga 16 Desember 2025.
Kepala MIN 1 Banyumas, H. Mahruri, menyambut baik pelaksanaan asesmen kompetensi TBQ ini. Menurutnya, program TBQ menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas guru madrasah, tidak hanya sebagai pendidik akademik tetapi juga sebagai teladan dalam kemampuan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Melalui asesmen ini, kemampuan membaca Al-Quran guru dapat dipetakan secara objektif, sehingga ke depan dapat diberikan pendampingan dan pembinaan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan terlaksananya asesmen kompetensi TBQ, diharapkan guru madrasah semakin profesional, berkompeten, dan mampu menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran kepada peserta didik, sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia.
